Masih Ditemukan Anak Meninta-minta di Lampu Merah Kota Pontianak

Satu diantaranya adalah masih ditemukan anak-anak yang meminta-minta pada trafic light atau sering disebut lampu merah.

Masih Ditemukan Anak Meninta-minta di Lampu Merah Kota Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Dua orang KV dan OJ dengna membawa kaleng dan meminta-minta di warkop Jalan Siam. 

Masih Ditemukan Anak Meninta-minta di Lampu Merah Kota Pontianak

PONTIANAK - Isu tentang anak memang selalu hangat diperbincangkan, anak seharus mendapatkan Hak-haknya untuk bermain dan berinteraksi pada hal-hal yang baik, namun di Kota Pontianak masih ada persoalan tentang anak yang harus dientaskan.

Satu diantaranya adalah masih ditemukan anak-anak yang meminta-minta pada trafic light atau sering disebut lampu merah.

Sabtu (19/10) malam, tampak ada beberapa anak yang meminta-minta di lampu merah Jalan Imam Bonjol dan Tanjungpura. Dilihat dari perawakan, anak-anak yang meminta-minta ini berusia 10 tahuanan bahkan kurang.

Baca: Ini Pemaparan Tim Verifikasi Mengenai Kabupaten Kota Layak Anak, Ada 7 Variabel

Baca: Kubu Raya Targetkan Raih Penghargaan Kota Layak Anak

Baca: Kubu Raya Targetkan Raih Penghargaan Kota Layak Anak

Saat kendaraan berhenti di lampu merah, mereka mendatangi satu persatu kendaraan dengan menengadahkan tangannya meminta belas kasihan pengendara.

Selain di trafic light Imam Bonjol-Tanjungpura, tampak pula anak-anak lainnya berada trafic light Tanjung Raya I dan Tanjungpura Raya II.

Ketika Wartawan Tribun Pontianak mencoba berbincang dengan anak yang meminta-minta mereka tidak mau berkomentar banyak hanyak menerangkan kalau meminta untuk membantu orangtua.

Bahkan ketika akan diambil fotonya ada seorang ibu-ibu yang sambil menggendong bayi marah.

"Untuk ape difoto-foto, nda penting kan," ucap seorang ibu yang juga menggendong bayi, ia juga meminta-minta di trafic light Imam Bonjol.

Selain itu, banyak pula anak-anak seusia anak SD yang meminta-minta di warung kopi. Satu diantaranya inisial KV (8) yang sekolah di SDN 18 Tanjung Hulu.

KV menuturkan tinggal di Gang Semut dan ia meminta-minta untuk msmbantu orangtuanya.

"Saye tinggal di Gang Semut, sekolah di SDN 18 Tanjung Hulu," ucap KV saat ditanya pada sebuah warkop di Jalan Siam Pontianak, Minggu (20/10/2010).

KV berjalan bersama rekannya yang juga masih duduk di bangku SD dan kelas 1 dengan umur 7 tahun yaitu OJ.

Mereka mengaku tinggal di Gang Semut dan mencari duit untuk membantu orangtua. Ketika ditanya keberadaan orangtuanya, KV mengaku ayahnya kerja di Purun Mempawah, sedangkan OJ mengaku ayahnya kerja di Kalimas Kubu Raya.

Dengan meminta-minta, mereka menuturkan bisa mencari uang jajan, bahkan memberi orangtua untuk berbelanja.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved