Lasarus Ajak Perangi Hoaks yang Dapat Mengancam Disintegrasi Bangsa

Anggota DPR-RI Dapil Kalbar, Lasarus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara dari ancaman disintegrasi

Lasarus Ajak Perangi Hoaks yang Dapat Mengancam Disintegrasi Bangsa
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPR RI Dapil Kalbar, Lasarus saat menjadi narasumber diacara seminar kebangsaan yang digelar oleh PPHTD. 

Lasarus Ajak Perangi Hoaks yang Dapat Mengancam Disintegrasi Bangsa

SINTANG - Anggota DPR-RI Dapil Kalbar, Lasarus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara dari ancaman disintegrasi yang mulai menyeruak ke permukaan lewat media sosial.

“Kita perlu menjaga keutuhanan secara bersama, sebab riak-riak ancaman disintegrasi bangsa kian terasa bersamaan dengan geliat media sosial. Berita hoax mencuat kepermukaan," ungkap Lasarus saat menjadi narasumber diacara seminar kebangsaan yang digelar oleh PPHTD di Sintang belum lama ini.

Era teknologi informasi diakui Lasarus memang sangat efektif apabila digunakan dengan baik akan sangat bermanfaat.

Baca: HOAKS - Penyerangan Menko Polhukam Wiranto adalah Rekayasa

Baca: HOAKS - Gas Air Mata yang Dipakai Polri Bisa Membunuh Demonstran? Ini Fakta Sebenarnya

Baca: HOAKS - Di Video Gak Sampai Ketusuk, Alat Bukti Gak Bersimbah Darah Kok Operasi? Mungkin Usus Buntu

Namun sebaliknya, bisa merusak nilai-nilai luhur, rasa kebersamaan, persatuan bangsa Indonesia jika digunakan dengan liar menyebar berita bohong, hoax dan lain-lain.

"Kita harus lebih selektif menyaring informasi-informasi, agar harus telusuri dengan jeli kontek-konten yang bersifat negatif, provokatif," pesan Lasarus.

Jefray Edward Wakil Ketua DPRD Kabupaten yang juga menjadi pemateri pada seminar kebangsaan mengungkap
dengan kemajemukan yang ada saat ini, dampak teknologi digital rentan disusupi berita hoax, ujaran kebencian, terpapar faham radikal.

"Artinya jika teknologi yang digunakan tidak bertanggung jawab bisa menghancurkan persatuan," jelas Jeffray.

Menurut Jeffray, yang terpenting saat ini empat pilar kebangsaan harus menjadi pilar untuk mempersatukan warga negara yang majemuk dalam bingkai NKRI.

"Pilar kebangsaan menjadi perekat dalam mempersatukan kita, sebagai bangsa yang besar dalam konteks kemajemukan,” pesan Jeffray.

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved