Kota Pusaka Jadi Destinasi Wisata Baru, Tawarkan Wisata Alam dan Budaya

Kota Singkawang memiliki sejarah perkembangan kota dari masa ke masa, yang saat ini masih bisa dilihat dalam bentuk peninggalan pusaka-pusaka.

Kota Pusaka Jadi Destinasi Wisata Baru, Tawarkan Wisata Alam dan Budaya
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie memaparkan program kawasan kota pusaka saat konferensi pers revitalisasi pasar dan penataan kawasan kota pusaka di ruang Media Center, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (4/9/2019). 

Kota Pusaka Jadi Destinasi Wisata Baru, Tawarkan Wisata Alam dan Budaya

SINGKAWANG - Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kota Singkawang, Agus Prayitno mengatakan bahwa kota pusaka bisa menjadi destinasi wisata baru, selain destinasi wisata alam dan wisata budaya.

“Dari aspek kota pusaka di dalam program ini ada tiga poin diantaranya program penataan dan pelestarian kota pusaka,” katanya, Minggu (20/10/2019).

Menurutnya, berbicara dalam kontek kota pusaka, pihaknya masuk dalam aspek penataan saja.

Sedangkan pelestarian masuk ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, setelah ditata, maka bisa dipromosikan menjadi destinasi wisata baru.

Baca: Kota Pusaka Singkawang Mulai Ditata, Diawali Jalan Diponegoro

Baca: Komunitas Generasi Baru Singkawang Dukung Penataan Kota Pusaka

“Harapan kami tahun ini dapat dana bantuan Kementrian PU pusat melalui program P2KB, dan penataan kota pusaka mulai dari Diponegoro sampai kawasan Pasar Hongkong dan akan kami benahi trotoar yang ada,” ujarnya.

Dia mengatakan untuk penataan pedagang kaki lima di Kawasan Pasar Hongkong masuk dalam tupoksi dinas lain.

Sementara untuk pengaturan lalu lintas masuk dalam dinas lain, ke depannya kota pusaka bisa menjadi event seperti festival kota pusaka.

"Progresnya sekarang sudah berproses terkait penataan kota pusaka, diantaranya dengan membongkar trotoar yang ada, diantaranya kami membenahi Pasar Hongkong dengan ornamen-ornamen tertentu dipertokoan, dan terget kami tahun ini bisa selesai, sehingga pada 2020 bisa dimanfaatkan untuk momen-momen tertentu,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Singkawang Sumastro mengungkapkan dalam rangka penataan dan pelestarian aset pusaka, Pemkot Singkawang telah mengeluarkan Peraturan Walikota tentang deliniasi kawasan kota pusaka Singkawang.

Kota Singkawang memiliki sejarah perkembangan kota dari masa ke masa, yang saat ini masih bisa dilihat dalam bentuk peninggalan pusaka-pusaka.

Halaman
123
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved