Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalbar Beberkan Pentingnya Jaga Nilai Budaya Tradisional

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalbar Dra Hendraswati mengatakan sebagai lembaga yang memiliki tugas dan fungsi

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalbar Beberkan Pentingnya Jaga Nilai Budaya Tradisional
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Pelaksanaan kegiatan festival permainan tradisional tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Sambas, Sabtu (19/10/2019). 

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalbar Beberkan Pentingnya Jaga Nilai Budaya Tradisional

SAMBAS - Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalbar Dra Hendraswati mengatakan sebagai lembaga yang memiliki tugas dan fungsi untuk melaksanakan pelestarian nilai budaya.

Maka pelestarian terhadap permainan tradisional merupakan salah satu fokus kegiatan BPN. Dimana permainan tradisional adalah satu diantara 10 obyek untuk pemajuan kebudayaan.

Yang juga merupakan amanat
dari Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2017.

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menghidupkan kembali permaianan tradisional dan menjadi permainan sehari-hari untuk menjadikan anak-anak gembira dan selanjutnya
mewujudkan Indonesia bahagia," ujarnya.

Ia menjelaskan, ada 7 permaianan yang dilombakan pada kesempatan itu. Pertama terompah panjang, lari tempurung, tarik tambang, gasing, engrang dan galah hadang.

Lebih lanjut ia menuturkan, seperti yang disampaikan oleh Presiden RI bahwa kebudayaan muaranya adalah kebahagiaan.

"Permaianan ini bukan kemenangan yang terpenting, namun kegembiraan dan kebahagiaan anak-anak yang sangat diutamakan," tegasnya.

Pada kesempatan itu, ia bersama Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas berkesempatan mengikuti permainan Enggrang.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved