Dinas Pendidikan Sintang Prihatin Pelajar Gantung Diri Hanya Karena Putus Cinta

Yustinus mengaku prihatin mendengar kabar ada pelajar yang nekad gantung diri hanya karena putus cinta.

Dinas Pendidikan Sintang Prihatin Pelajar Gantung Diri Hanya Karena Putus Cinta
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Yustinus 

Disdik Sintang Prihatin Pelajar Gantung Diri Hanya Karena Putus Cinta

SINTANG - Sekretaris Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kabupten Sintang, Yustinus mengaku prihatin mendengar kabar ada pelajar yang nekad gantung diri hanya karena putus cinta.

"Yang Pertama kami menyampaikan turut berduka cita kepada pihak Keluarga. Kita juga prihatin dan sedih jika memang hanya gara gara putus cinta langsung mengambil keputusan untuk bunuh diri," kata Yustinus kepada Tribun Pontianak.

Menurut Yustinus, generasi muda, pelajar harus terbuka dengan keluarga, terutama orang tua. Setiap persoalan apapun kata dia, harus didiskusikan. Bukan denga mengakhir hidup.

"Kami berpesan kepada para pelajar dan genersai muda, pacaran boleh, tentu Pacaran belum tentu untuk memiliki, dan jika ada permasalahan utarakanlah dengan keluarga atau orangtua," pesan Yustinus.

Bagaimana pun kata Yustinus, orangtua punya peran penting dalam membimbing dan mengarahkan anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.

"Bimbingan dan arahan orang tua penting sekali untuk mengarahkan anaknya dalam bergaul," tukasnya.

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved