Butuh 8 Bulan Bangun Mobil Offroad Tubular Ekstrem
Butuh waktu 8 bulan bagi H.M Tasdik untuk membangun satu unit mobil offroad yang siap menjajal lintasan ekstrim.
Penulis: Anesh Viduka | Editor: Madrosid
Butuh 8 Bulan Bangun Mobil Offroad Tubular Ekstrem
PONTIANAK - Butuh waktu 8 bulan bagi H.M Tasdik untuk membangun satu unit mobil offroad yang siap menjajal lintasan ekstrem.
Bahkan, agar hobi offroadnya tersalurkan, ia harus mencari sparepart hingga diluar Kalbar dan rela menunggu barang pesanan datang, hingga siap dikerjakan, meskipun secara bertahap.
"Proses pengerjaannya membutuhkan waktu kurang lebih 8 bulan, bangunnya bertahap, karena masih becari barangnya (sparepart), bahkan ada beberapa barang yang kita pakai dari barang bekas yang masih layak pakai," kata ketua umum Pengda IOF Kalbar ini.
Mobil offroad yang ia bangun ini menggunakan bodi Tubular dengan mesin Suzuki APV 1500CC.
Baca: Mengenal Anggota DPR RI Adrianus Asia Sidot, Mantan Bupati Landak Ini Gemar Olahraga Offroad
Baca: Peringati Hari Bhayangkara ke 73, Polresta Singkawang Gelar Latihan Bersama Para Pecinta Offroad
Baca: Wakapolda Kalbar Sebut Kegiatan Offroad Adventure Bangkitkan Persaudaraan
Alasannya, bodi Tubular dianggap lebih ringan dan kuat dikondisi ekstrem, kemudian dipilihnya mesin Suzuki APV 1500 CC karena memiliki karakter responsif dan juga menyesuaikan kelas-kelas yang dipertandingkan saat adanya event kompetisi offroad, baik diajang kejuaraan daerah maupun kejuaraan nasional.
Disektor kaki-kaki, mobil offroad Tubular ini menggunakan ban Simex Extreme Trekker 32X10.5 yang dipadukan dengan velg Daytona Beadlock.
Untuk menyesuaikan trek ekstrem, pada bagian suspensi depan menggunakan shock breaker Ori Struts yang diimbangi dengan King Offroad Compression pada bagian belakang.
Dirinya pernah menjajal mobil ini dilintasan ekstrem saat mengikuti latihan bersama IOF Kalbar di trek kawasan pengunungan desa Peniramanan dan sirkuit Off-Road Opu Daeng Manambon Kabupaten Mempawah serta mengikuti kejuaraan di MRSF 2018 di Kabupaten Sanggau.
Melirik angka 77 yang terpampang di bodi mobil, Tasdik mengatakan itu adalah nomor keberuntungan dalam hidupnya.
" angka 7 itu angka keberuntungan, itu tanggal lahir istri saya, jadi keberuntungan itu datang dari istri, awalnya saya pakai nomor 07, ternyata 07 udah ada yang makai, jadi saya ubah jadi 77," cerita pemilik klub 77 tersebut.
DATA MODIFIKASI
Rangka Body : Tubular
Mesin : Suzuki APV 1500 cc
Bahan Bakar : Pertamax Turbo
Transmisi : Manual 4X4
Ban : extrem Trekker Simex 32X10.5 R15
Velg :Daytona Beadlock
Suspensi depan: Ori Struts
Suspensi belakang : King Offroad Compression
Power steering : PSC Hidrolik
Pendingin : Denso Japan
Rem : Cakram depan & Belakang
Stir : Joes Racing
Winch : Warn M 8274
Knalpot : Custom
Jok : Custom
Safetry Belt : Crow Enterprise 3 titik
Pemilik : H.M Tasdik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mobil-offroad1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mobil-offroad2.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mobil-offroad3.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mobil-offroad4.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mobil-offroad5.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mobil-offroad7.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mobil-offroad8.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mobil-offroad6.jpg)