Terbawa Arus Sungai

BREAKING NEWS - Seorang Wanita Ditemukan Tak Bernyawa Terbawa Arus Sungai

Aparat gabungan Polsek Nanga Taman, Koramil serta Basarnas Sintang, dan BPBD Sekadau dibantu warga setempat berhasil menemukan korban

BREAKING NEWS - Seorang Wanita Ditemukan Tak Bernyawa Terbawa Arus Sungai
TRIBUNPONTIANAK/kolase
Proses pencarian korban tenggelam di sungai nanga mentukak, Sabtu (19/10/2019) 

BREAKING NEWS - Seorang Wanita Ditemukan Tak Bernyawa Terbawa Arus Sungai

SEKADAU - Aparat gabungan Polsek Nanga Taman, Koramil serta Basarnas Sintang, dan BPBD Sekadau dibantu warga setempat berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Nanga Mentukak Desa Pantok kecamatan Nanga Taman, Sabtu (19/10/2019) pagi pukul 08.30 WIB.

Kapolsek Nanga Taman IPDA Didik Darman Putra mengungkapkan, korban diketahui bernama Limun (70) warga Desa Pantok.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat tenggelam terbawa arus sungai Nanga Mentukak.

Sebelumnya suami korban Thomas (61) melapor ke Polsek Nanga Taman, bahwa korban terbawa arus sungai Nanga Mentukak, pada Jumat (18/10/2019) sore pukul 17.00 WIB

Baca: Pria Paruh Baya Tenggelam di Sungai Melawi Sintang Ditemukan Tak Bernyawa

Baca: Siswa SMP Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Parit di Karangan

Baca: BREAKING NEWS - Warga Tanjung Raya 2 Geger, Wanita Muda Ditemukan Tak Bernyawa di Kontrakan

Menindaklanjuti laporan tersebut, pukul 18.00 WIB anggota Polsek Nanga Taman dibantu waga melakukan pencarian terhadap korban di sekitar aliran sungai namun belum berhasil menemukan korban.

Diketahui sebelum kejadian korban hendak pulang dari ladang ke rumahnya dengan menyebrangi sungai Nanga Mentukak. Namun nahas, akibat kondisi sungai yang pasang dan arus deras disertai hujan.

Korban tidak bisa menahan keseimbangan dan terseret arus sungai.

Korban sempat berteriak dan terdengar olah saksi Suwandi (40) yang sedang menjala ikan di sungai.

Ketika melihat korban sudah tenggelam, saksi pun bergegas memanggil warga untuk meminta pertolongan.

"Dikarenakan kondisi cuaca pada saat pencarian hujan lebat dan arus air sungai yang sangat deras sehingga menjadi kendala dalam melakukan pencarian, sehingga pada pukul 20.30 WIB pencarian dihentikan," terang Kapolsek.

Kemudian pada Sabtu (19/10) pagi, lanjut Kapolsek, pencarian dilanjutkan bersama aparat gabungan dari Polsek Nanga Taman dan Koramil berserta Basarnas Sintang, dan BPBD Sekadau juga dibantu warga dengan menggunakan perahu karet dari Basarnas.

"Pada pukul 08.30 WIB korban Limun ditemukan di aliran Sungai Nanga Mentukak, namun sayang korban sudah meninggal dunia," ungkap Kapolsek Nanga Taman IPDA Didik Darman Putra.

Kapolsek menambahkan, saat ini korban telah diserahkan ke pihak keluarga dan mereka menolak untuk dilalukan otopsi, menerima kejadian tersebut adalah musibah.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved