Terkait CPNS 2019, Pengamat: Utamakan Tenaga Pendidik dan Kesehatan

Pengajuan formasi ke pemerintah pusat harus lebih besar dari tahun lalu, sehingga tahun ini bisa terpenuhi semua.

Terkait CPNS 2019, Pengamat: Utamakan Tenaga Pendidik dan Kesehatan
TRIBUNPONTIANAK/ FILE
Akademisi Untan, Rulida Yuniarsih S.IP, M.Si 

Terkait CPNS 2019, Pengamat : Utamakan Tenaga Pendidik dan Kesehatan

PONTIANAK - Pengamat Pemerintahan, Rulida Yuniarsih mengatakan Pembukaan CPNS tahun 2019 merupakan angin segar bagi masyarakat baik yang tidak lolos di tahun sebelumnya, atau bagi mahasiswa yang baru lulus. 

Kesempatan ini jangan sampai dilewatkan karena untuk menjadi aparatur sipil negara tidak didapat dengan kualifikasi yang mudah.

Pembukaan CPNS ini tentu saja sudah dengan pertimbangan yang matang dari pemerintah pusat, baik itu dari segi anggaran, maupun kebutuhan pemerintah terhadap tenaga aparatur sipil negara. 

"Saya rasa pembukaan CPNS ini bukan karena faktor banyak yang pensiun namun lebih kepada karena tahun lalu banyak sekali formasi yang dibutuhkan tapi tidak lolos kualifikasi, sehingga formasi tidak terisi," terang Rulida Yuniarsih.

Baca: TMMD di Desa Manua Sadap, TNI Bagikan Sembako ke Masyarakat

Baca: PSSI Kalbar Segera Sampaikan Jadwal Soeratin dan Liga 3

Tahun lalu pelaksanaan sudah cukup baik dari segi sistem, saya yakin tahun ini jauh lebih baik karena tahun ini sudah ada formasi umum dan khusus.

Tenaga pendidik dan kesehatan masih sangat dibutuhkan di Kalbar, terutama di daerah-daerah yang masih minim fasilitas kesehatan dan pendidikan. 

Pengajuan formasi ke pemerintah pusat harus lebih besar dari tahun lalu, sehingga tahun ini bisa terpenuhi semua.

"Kinerja aparatur sipil negara dipengaruhi banyak hal, dari pendidikan, pelatihan, gaji, tunjangan, dan lainnya walau semua ditunjang dengan sangat baik, saya sarankan agar sanksi dan pemberian penghargaan kepada asn diterapkan dengan tegas," tambah Rulida Yuniarsih.

Untuk mengantisipasi calo atau oknum menjanjikan bisa memasukan PNS, tentu hal tersebut bisa diumumkan lewat website resmi penerimaan cpns, dan tentunya kerja sama dari pemerintah daerah untuk mensosialisasikan hal tersebut akan lebih baik.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved