Padagi, Tempat Keramat Desa Pahokng Dirusak, Polisi Bantu Mediasi

Bidai binua didatangkan tempayan mini antik berwarna putih yang berlukiskan naga biru di tempayan.

Padagi, Tempat Keramat Desa Pahokng Dirusak, Polisi Bantu Mediasi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Unit Reskrim Polsek Mempawah Hulu memediasi permasalahan pengerusakan Padagi atau tempat keramat di Desa Pahokng pada Kamis (17/10/2019). 

Padagi, Tempat Keramat Desa Pahokng Dirusak, Polisi Bantu Mediasi

LANDAK - Unit Reskrim Polsek Mempawah Hulu memediasi permasalahan pengerusakan Padagi atau tempat keramat di Desa Pahokng pada Kamis (17/10/2019).

Dari Hasil mediasi pasca pengrusakan Padagi atau tempat Keramat Pahokng di Polsek Mempawah Hulu, Bidai Binua yang merupakan keturunan pengurus keramat di datangi penunggu keramat.

Berupa naga air yang meminta agar tempat tersebut segera di adati.

Hasil penelusuran tim di dalam mimpinya, bidai binua didatangkan tempayan mini antik berwarna putih yang berlukiskan naga biru di tempayan.

Baca: Polres Landak Laksanakan Doa Bersama Jelang Pelantikan Presiden

Baca: Komitmen Bangun Landak, Bupati Karolin dan Kepala BATAN Lakukan MoU

Sungguh rahasia Tuhan yang tiada taranya.

Setelah mendapat aduan dari Timanggong Pahokng selaku pelapor yang melaporkan tentang adanya dugaan pengerusakan padagi atau tempat keramat.

Unit Reskrim polsek Mempawah Hulu pun langsung memanggil pihak terlapor untuk selanjutnya diadakan mediasi di Polsek Mempawah Hulu.

Dalam mediasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Zulianto, dalam penyampaiannya Kapolsek berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara musyawarah kekeluargaan.

"Permasalahan ini kita mediasi secara kekeluargaan agar tidak ada yang menyalahi adat, karena Masyarakat kita adalah Masyarakat adat, dan tempat yang dipermasalahkan juga merupakan tempat adat," ucapnya.

Dari mediasi tersebut, menghasilkan kesepakatan bahwa lahan tersebut akan dikembalikan kepada pihak adat melalui pengurus desa, dan untuk tempat yang sudah rusak akan direhab kembali dan di adat sesuai kearifan lokal daerah tersebut.

Mikael Timanggong Desa Pahokng mengucapkan terimakasih kepada Polsek Mempawah Hulu, khususnya Kapolsek Mempawah Hulu yang dengan cepat merespon serta menyelesaikan permasalahan ini. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved