Breaking News:

Kecelakaan Ambulans

IDENTITAS Korban Kecelakaan Maut Ambulans di Sintang, Asal Muara Enim Komplek Ponpes Daiyaus Salaf

Identitas dua korban meninggal dunia yang terlibat dalam kecelakaan maut di Jalan Sintang-Pontianak antara Ambulance dan sepeda motor

Dok. Kapolsek Sepauk/Iptu Suwaris
Lakalantas di Jalan Raya Sintang-Pontianak melibatkan sepeda motor dan ambulans, Jumat (18/10/2019) pagi WIB. 

IDENTITAS Korban Kecelakaan Maut Ambulans di Sintang, Tinggal di Komplek Pondok Pesantren Daiyaus Salaf

Identitas dua korban meninggal dunia yang terlibat dalam kecelakaan maut di Jalan Sintang-Pontianak antara Ambulance dan sepeda motor pada Jumat, (18/10/2019) pagi.

Kecelakaan maut terjadi di Dusun Junjung Tani, Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk.

Diketahui, dua korban merupakan pengendara sepeda motor yang dinyatakan meninggal dunia.

Berikut identitas lengkap dua korban meninggal dunia:

1. Sugiran warga Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabuparen Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, Alamat Komplek Ponpes Daiyaus Salaf.

2. Ahmad warga Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabuparen Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, Alamat Komplek Ponpes Daiyaus Salaf.

Kronologi Kejadian

Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Rizal Satria Ferdianto mengungkapkan, kecelakaan maut terjadi saat mobil ambulance yang dikemudikan oleh Bujang Suprapto berjalan dari arah Pontianak menuju Sintang.

Sesampainya di Dusun Junjung Tani kondisi jalan menikung kekanan.

Dari arah berlawanan melaju mobil Dump Truck (yang tidak dikatahui identitasnya).

Tiba-tiba, dari belakang Dump Truk muncul dari arah belakang muncul sepeda motor yang dikendarai oleh Sugiran ditumpangi Ahmad.

“Sepeda motor dalam posisi hendak mendahului. Pengendara itu sudah berada dijalur jalan sebelah kanan menuju arah Sintang, karena jarak yang sudah sangat dekat terjadilah tabrakan tersebut,” jelas Rizal.

Dua pengendara sepeda motor itu tewas. Sementara Bujang, pengemudi ambulance selamat dari laka maut tersebut.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta. Korban meninggal dunia sudah dibawa ke rumah duka,” kata Rizal.

Identitas Korban Tewas

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Sintang-Pontianak antara ambulan dengan sepeda motor menewaskan dua orang pengendara.

Lakalantas yang terjadi di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang itu merenggut nyawa Sugiran dan Ahmad, pengendara sepeda motor.

“Dua orang meninggal dunia. Sesuai pihak yang terlibat laka,” kata Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Rizal Satria Ferdianto kepada Tribun Pontianak, Jumat (18/10).

Kedua korban Lakalantas yang meninggal dunia identitasnya tercatat bukan warga Kabupaten Sintang.

Dari identitas kedua korban, baik Sugiran maupun Ahmad merupakan warga Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabuparen Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan.

Selain itu, alamat keduanya juga sama yaitu Komplek Ponpes Daiyaus Salaf.

Sementara pengendara mobil ambulance milik yayasan Fajar Mufidah, Bujang Suprapto dalam keadaan selamat.

“Pengendara mobil tidak apa-apa,” sebut Rizal.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh memastikan mobil Ambulans yang terlibat Lakalantas dengan sepeda motor yang terjadi di Jalan Sintang-Pontianak bukan Ambulans milik Dinas Kesehatan Sintang.

"Bukan mobil Ambulans Dinkes," kata Sinto dikonfirmasi Tribunpontianak.co.id, Jumat (18/10/2019) siang WIB.

Sinto menyebut, Ambulans KB 9678 EA tersebut milik Yayasan Fajar Mufidah yang beralamat di Jalan Diponegoro Kota Sintang.

"Mobil punya yayasan Fajar Mufidah," jelas Sinto.

Pengendara Motor Terlempar

Sebelumnya diberitakan terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), di Jalan Raya Sintang-Pontianak, tepatnya di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (18/10/2019) pagi WIB.

Unit Lakalantas Polres Sintang telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari sejumlah foto yang beredar, Lakalantas melibatkan mobil Ambulans bernomor polisi KB 9678 EA dengan sepeda motor KB 4318 NW.

Dua orang diduga pengendara sepeda motor tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi memperihatinkan.

Pecahan helm dan peralatan sepeda motor juga berserakan di bahu jalan.

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved