Serahkan 185 Ikat Rotan, Musanif: Agar Bisa Bantu Pemenuhan Bahan Baku dan Kesejahteraan Pengerajin

sudah di dukung dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pengerajin

Serahkan 185 Ikat Rotan, Musanif: Agar Bisa Bantu Pemenuhan Bahan Baku dan Kesejahteraan Pengerajin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Wawan Gunawan
Kepala Kantor Bea dan Cukai Sentete, Denny Prasetyanto saat mendatangi perjanjian hibah bersama dengan Kadis Kumindag, Musanif, Kamis (17/10/2019) di Wisma Indonesia, PLBN Aruk. 
Serahkan 185 Ikat Rotan, Musanif: Agar Bisa Bantu Pemenuhan Bahan Baku dan Kesejahteraan Pengerajin
SAMBAS - Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan perdagangan (Diskumindag) Musanif mengatakan, pemerintah daerah sangat berkomitmen untuk memajukan sektor industri dan UMKM di Kabupaten Sambas.

Dan salah satunya adalah pengembangan produk rotan yang sudah dilakukan oleh masyarakat Sambas secara turun temurun.

"Salah satu misi pembangunan daerah, sebagaimana yang tercantum dalam RPJMD 2016-20121 adalah membangun sektor industri dan UMKM sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya, Kamis (17/10/2019).

Baca: Inovasi Saprahan Kota Pontianak dengan Menu Ikan, Ini Komentar Pakar Sejarah dan Budaya Kalbar

Baca: Jelang Pelantikan Presiden, Ketua MUI Kubu Raya Ajak Masyarakat Membangun Bangsa


"Salah satunya adalah industri kerajinan, baik itu tenun, rotan maupun bambu," tegasnya.

Komitmen tersebut kata Musanif, sudah di dukung dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pengerajin. 

"Itu adalah komitmen Pemda untuk meningkatkan produktifitasnya dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM," terang Musanif.

Musanif menerangkan, dirinya yang datang mewakili Bupati Sambas. Ia menegaskan, jika Bupati selaku kepala daerah juga berharap dengan begitu bisa meningkatkan Kualitas dan daya saing pelaku usaha rotan.

"Melalui program tersebut, maka akan meningkatkan kualitas dan daya saing pengerajin Sambas yang bermuara kepada peningkatan kesejahteraan," jelasnya.

Pada kesempatan itu, ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkomitmen untuk sama-sama mendukung pertumbuhan industri rotan di Sambas.

Dan ia juga menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas TNI yang telah mengamankan rotan sebanyak 185 ikat agar tidak di eksplorasi secara ilegal dan di bawa keluar negeri.

"Dan  hari ini, di laksanakan penyerahan hibah rotan sebanyak 185 ikat. Kami menyampaikan terima kasih kepada Bea dan Cukai yang telah menghibahkan kepada pemerintah daerah," bebernya.

Baca: 185 Ikat Rotan Dihibahkan Bea Cukai Sentete ke Pengrajin Rotan

"Tidak lupa kami sampaikan terimakasih kepada satgas pamtas yang telah mengamankan rotan tersebut," ungkap Musanif.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah di terima hibah Rotan dari bea-cukai. Selanjutnya, rotan itu akan di berikan kepada para pengrajin rotan yang ada di Desa Bukit Piantus.

"Selanjutnya, akan kami serahkan kepada pengerajin yang ada di Bukit Piantus. Harapan kami, dengan demikian bisa meningkatkan produktifitas dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

"Dan dengan adanya PLBN Aruk, kita harapkan bisa di tingkatkan kualitas produk sehingga bisa di ekspor melewati PLBN Aruk," tutup Musanif. 
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved