Kepala Sekolah Ditusuk

Polisi Ungkap Motif Penusukan Kepala Sekolah di Sintang hingga Meninggal Dunia

Polisi Ungkap Motif Penusukan Kepala Sekolah di Sintang hingga Meninggal Dunia

Polisi Ungkap Motif Penusukan Kepala Sekolah di Sintang hingga Meninggal Dunia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto/IST
Korban penusukan di ruang jenazah RSUD Ade M Jhon, Kamis (17/10/2019). Sementara foto kanan diduga pelaku saat diamankan warga. 

Kepala Sekolah Dasar 24 Mensiap Baru, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Sukimin (54) meninggal dunia setelah ditusuk saat berangkat kerja, Kamis (17/10/2019).

Berdasarkan informasi sementara yang Tribun himpun, korban meninggal dunia di lokasi kejadian, setelah ditusuk pelaku di bagian perut dua kali.

Kapolsek Tempunak, Iptu Mulyo Wibowo mengatakan, kejadian tindak pidana penusukan hingga menyebabkan korban meninggal dunia itu terjadi di Desa Mensiap Baru, sekitar pukul 07.00 WIB.

Informasi adanya tindak pidana penusukan diterima anggota Polsek Tempunak sekira pukul 08.00 pagi.

Baca: BREAKING NEWS - Kepala Sekolah di Sintang Jadi Korban Penusukan, Fotonya Beredar di Whatsapp

Baca: Kepala Sekolah Yang Jadi Korban Penusukan di Sintang Meninggal Dunia

Jarak dari Mapolsek ke lokasi kejadian sekitar 2 jam perjalanan.

"Kondisi sudah meninggal. Saat kami tiba, korban sisa ditutup kain. Sementara pelaku sudah diamankan warga," ungkap Mulyo.

Terduga pelaku penusuk Kepala Sekolah SD 24 Desa Mensiap Baru, berinisial FR.

Menurut Kapolsek, pelaku masih ada hubungan keluarga dengan korban.

Pagi itu, korban yang hendak berangkat ke sekolah tiba-tiba dihentikan pelaku dan terjadi cekcok.

"Pelaku langsung menusuk korban kebagian perut sebanyak dua kali hingga meninggal dunia," kata Mulyo.

Dugaan sementara, motif penusukan hingga menyebabkan korban meninggal dunia diduga karena pelaku kesal dengan korban lantaran sering membela istri pelaku yang merupakan keponakan korban.

"Motif pelaku diduga kesal karena korban sering membela istrinya (keponakan korban) ketika bertengkar. Pelaku diketahui sering bertengkar dengan istrinya," ungkap Kapolsek.

Kabar meninggalnya Sukimin menyebar dengan cepat ke tengah masyarakat.

Foto-foto korban yang tergeletak di tanah dengan bersimbah darah tersebar di grup WhatsApp.

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved