FGD Manfaat Teknologi Informasi Dalam Mewujudkan Desa Mandiri di Provinsi Kalbar

Kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) yang mengusung tema Teknologi Informasi Dalam Mewujudkan Desa Mandiri di Provinsi Kalbar

FGD Manfaat Teknologi Informasi Dalam Mewujudkan Desa Mandiri di Provinsi Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolda Kalbar menyampaikan materi Focus Group Discussion (FGD) mengusung tema Teknologi Informasi Dalam Mewujudkan Desa Mandiri, di Hotel Ibis, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Rabu (16/10/2019). (Istimewa) 

“Kami mengingatkan, akan ada dua kerugian kalau kita salah mengelola informasi, pertama Quota data akan tersedot sia sia dan kedua timbul masalah hukum kalau yang di share mengandung ujaran kebencian dan pihak yang dirugikan melapor sebagaimana diatur dalam UU ITE diancam hukuman 6 tahun penjara,” jelasnya.

Untuk mendukung program desa mandiri, Polda Kalbar juga telah membentuk Satgas desa mandiri guna percepatan peningkatan status desa menjadi desa yang mandiri.

“Satgas desa mandiri mencakup tiga aspek tugas antara lain, aspek pengungkit (dimensi ketahanan sosial bidang keamanan), aspek penyelaras (dimensi ketahanan lingkungan), dan aspek pelengkap dalam program desa mandiri, satgas desa ikut mendorong kinerja instansi dinas terkait yang membidangi terhadap variabel-variabel menuju desa mandiri,” tuturnya.

Terdata jumlah bhabinkamtibmas jajaran Polda Kalbar sebanyak 897 personel yang tersebar di seluruh Kalimantan Barat dengan rincian, 546 Bhabin di desa binaan, 249 Bhabin di desa sentuhan, 102 Bhabin di desa pantauan.

Kapolda juga memaparkan pemanfaatan perkembangan teknologi dalam mendukung terwujudnya desa mandiri, antara lain dalam bentuk percepatan pelayanan publik dimana saat ini masyarakat dapat merasakan kemudahan untuk membuat SIM atau SKCK dengan fasilitas SIM/SKCK keliling yang terintegrasi secara online.

Kapolda menegaskan media sosial dimanfaatkan untuk memberikan himbauan dan edukasi kepada warga sehingga lebih efektif dan efisien.

Dari 2.031 desa di Kalimantan Barat, 87 diantaranya merupakan desa mandiri (4,3%), 188 desa maju, 767 desa berkembang, 781 desa tertinggal, dan 208 desa sangat tertinggal.

"Data menyebutkan di Indonesia terdapat 74.954 desa dengan desa yang tergolong desa mandiri sebanyak 834 desa, dan 87 diantaranya terdapat di Kalbar (10,5%),” pungkasnya.

Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved