Dapat Bantuan 185 Ikat Rotan, Pengrajin Siap Jadikan Kerajinan Bernilai Tinggi

Karena setelah diolah menjadi hasil kerajinan seperti meja, kursi dan lain sebagainya akan menghasilkan nilai yang tinggi.

Dapat Bantuan 185 Ikat Rotan, Pengrajin Siap Jadikan Kerajinan Bernilai Tinggi
TRIBUNPONTIANAK/M WAWAN GUNAWAN
Ketua Koperasi Kerajinan Bambu dan Rotan, Bukit Piantus Hendi, saat menerima hibah rotan dari Bea Cukai, melalui Diskumindag Sambas, Kamis (17/10/2019) di Wisma Indonesia, PLBN Aruk. 

Dapat Bantuan 185 Ikat Rotan, Pengrajin Siap Jadikan Kerajinan Bernilai Tinggi

SAMBAS- Ketua Koperasi Kerajinan Bambu dan Rotan, Bukit Piantus Hendi menyampaikan rasa sukur dan terima kasihnya karena telah diberikan sedikitnya ada 185 ikat rotan siap pakai.

"Kami sampaikan terima kepada Pemda, dan rotan ini kami terima atas nama koperasi kami sendiri, dan nanti juga akan kami bagikan kepada para anggota kami terutama," ujarnya, Kamis (17/10/2019).

Ia menjelaskan, saat ini 70 persen masyarakat Piantus bekerja di sebagai pengerajin.

Oleh karenanya, Rotan tersebut juga akan menjadi target dari penerima rotan.

Baca: Kronologis Satgas Pamtas TNI Amankan 185 Rotan yang akan Diselundupkan ke Malaysia

Baca: Serahkan 185 Ikat Rotan, Musanif: Agar Bisa Bantu Pemenuhan Bahan Baku dan Kesejahteraan Pengerajin

"Perlu di ketahui bahwa 70 persen masyarakat Piantus adalah pengerajin. Mebel disana ada kurang lebih 20. Dan itu nanti yang akan menjadi sasaran kita," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika Rotan yang di hibah oleh Bea Cukai yang merupakan hasil tangkapan dari Satgas Pamtas Mekanis Yonif 643 Wanara Sakti adalah rotan dengan kualitas baik.

Sehingga bisa langsung diolah oleh masyarakat, untuk dijadikan hasil kerajinan.

"Rotan yang seperti ini kita baru dapat, dalam arti kalau kemarin-kemarin betul-betul rotan dari alam yang kemudian kita keringkan secara manual dan belum siap proses. Sekarang Alhamdulillah rotan ini insyaallah bisa langsung digunakan, dan nilai produksinya bisa lebih tinggi," katanya.

Oleh karenanya, ia berharap nantinya bantuan itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena setelah diolah menjadi hasil kerajinan seperti meja, kursi dan lain sebagainya akan menghasilkan nilai yang tinggi.

"Nanti akan kita olah ke berbagai hasil kerajinan, bisa saja kursi, lemari dan lain-lain," tutupnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved