Bupati Buka Rapat Pemuktahiran Data dan Tindak Lanjut Pengawasan APIP

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ketapang menggelar kegiatan Rapat Gelar Pengawasan Daerah dan Pemuktahiran Data dan tindak lanjut

Bupati Buka Rapat Pemuktahiran Data dan Tindak Lanjut Pengawasan APIP
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Bupati Ketapang, Martin Rantan saat membuka Rapat Gelar Pengawasan Daerah dan Pemuktahiran Data dan tindak lanjut hasil pengawasan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Ketapang dengan tema kegiatan "Transparansi Tata Kelola Dana Desa Menuju Desa Mandiri," yang diselenggarakan di Borneo Emerald Hotel, Rabu (16/10/2019) 

Bupati Buka Rapat Pemuktahiran Data dan Tindak Lanjut Pengawasan APIP

KETAPANG - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ketapang menggelar kegiatan Rapat Gelar Pengawasan Daerah dan Pemuktahiran Data dan tindak lanjut hasil pengawasan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Ketapang dengan tema kegiatan "Transparansi Tata Kelola Dana Desa Menuju Desa Mandiri," yang diselenggarakan di Borneo Emerald Hotel, Rabu (16/10/2019).

Kegiatan yang dihadiri seluruh Kepala Desa dan Kepala Dinas di Kabupaten Ketapang, juga turut dihadiri Koordinator Bidang Pencegahan KPK Wilayah Kalbar sebagai narasumber kegiatan.

Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH, M.Sos dalam sambutannya mengatakan berdasarkan peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2017 tentang pembinaan dan pengawasan pemerintahan daerah, mewajibkan kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk melakukan pemuktahiran data dan tindak lanjut hasil pengawasan setiap tahunnya.

Hal inilah menurut Martin yang melatar belakangi semangat untuk mengevaluasi hasil pengawasan dan menginventarisasi hambatan serta merumuskan langkah perbaikan yang dianggap perlu dalam penguatan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah.

Baca: Pemkab Landak Lakukan Verifikasi dan Pemutakhiran Data PKH Melalui Aplikasi e-PKH

Baca: Inspektorat Gelar Rapat Pengawasan Daerah dan Pemutakhiran Data Se-Kalbar

Baca: Ramdan : KPU Telah Maksimal Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih

Yang mana menurut Martin, keberhasilan suatu pengawasan bukan dilihat dari seberapa banyak rekomendasi yang telah diberikan oleh APIP, namun seberapa efektif rekomendasi tersebut ditindaklanjuti dan memberikan perbaikan pada organisasi pemerintah daerah.

"Rapat ini juga sebagai forum komunikasi, koordinasi dan silaturahmi antara aparatur pengawas internal pemerintah sebagai unsur pemeriksa dengan audit sebagai obyek pemeriksaan. Yang mana dampak yang ingin diraih dari kegiatan ini adalah terbangunnya persepsi yang sama dari para pemangku kepentingan untuk secara terus menerus meningkatkan komitmen dalam penyelesaian tndak lanjut hasil pengawasan dan perbaikan tata kelola pemerintah daerah," ungkap Martin.

Ia melanjutkan, APIP sebagai komponen lingkungan pengendalian, sangat penting dalam menjamin efektivitas pengendalian internal, tata kelola dan manajemen risiko.

Paradigma APIP sekarang bukan lagi sebagai watchdog (mencari-cari kesalahan) tetapi lebih bersifat partnership (kemitraan) melalui kegiatan quality assurance dan consulting dalam rangka mengawal pengelolaan keuangan daerah agar berjalan lebih akuntabel, sejak dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan sampai pertanggungjawaban.

"Untuk itu dalam makna yang baru pengawasan internal tidak hanya membantu mengawasi apakah pemerintah telah mengerjakan yang seharusnya dikerjakan, membelanjakan uangnya sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, dan taat kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun juga memberikan jasa konsultasi dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah. Serta mampu mengidentifikasikan trend atau perkembangan dan tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh pemerintah," tandasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved