Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad (UAS): Menjadi Bunga Harus Siap Layu, Ada Masanya Viral, Ada Masanya Sepi

Ustadz Abdul Somad (UAS): Menjadi Bunga Harus Siap Layu, Ada Masanya Viral, Ada Masanya Sepi

Ustadz Abdul Somad (UAS): Menjadi Bunga Harus Siap Layu, Ada Masanya Viral, Ada Masanya Sepi
Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ustadz Abdul Somad (UAS): Menjadi Bunga Harus Siap Layu, Ada Masanya Viral, Ada Masanya Sepi 

Ustadz Abdul Somad mengatakan, bunga yang indah sifatnya cepat layu.

"Kuntum, mekar, kembang, harum, layu, kuning, mati. Sifat bunga," kata Ustadz Abdul Somad dalam video yang diunggah channel Youtube Ustadz Abdul Somad Official.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, perempuan seperti bunga. Maka menjadi bunga harus siap layu.

"Sekarang banyak bunga yang tak siap layu. Akhirnya dia tengok sudah agak-agak layu, naikkan lagi (seraya memegang wajah). Sudah agak-agak layu, naikkan lagi. Ambil jepitan jemuran, jepit di hidung," kata UAS dalam ceramah di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta itu.

Baca: Ustadz Abdul Somad Ternyata Sudah Sampaikan Isyarat Mundur dari PNS saat Posting Foto Bersama Wapres

Baca: Ustadz Abdul Somad (UAS) Ungkap Alasan Unggah CV Lengkap di Instagram Setelah Batal Ceramah di UGM

"Kau cantik bukan karena make up mu. Dipasang cepat-cepat, lampu mati. Begitu keluar rumah, kawan senyum semua. Rupanya salah pasang. Sebelah hijau sebelah biru," paparnya. 

Oleh sebab itu kata UAS, maka ini harus dijaga. Karena bunga-bunga ini ada masanya kembang, ada masanya mekar, ada masanya harum semerbak. Semua senang.

"Tapi sampai masanya dia akan layu tak lagi berkembang. Oleh sebab itu, perempuan yang bertahan adalah perempuan yang siap menerima ketetapan Allah SWT," paparnya. 

Ustadz Abdul Somad melanjutkan, artinya apa? Bahwa hidup ini juga begini.

"Ada masanya hebat. Ada masanya kaya, ada masanya punya kuasa," katanya.

"Ada masanya popular, ada masanya viral. Ada masanya sepi, sendiri, masuk ke liang lahat. Siapa yang menemani di liang lahat? Amal," tegas UAS.

Kalau pernah kaki melangkah datang ke masjid itulah yang akan menolong di hadapan Allah SWT.

Kalau ada memasukkan duit ke dalam kotak amal, dalam kantong-kantong sedekah tadi 

"Yang kau makan busuk, yang kau pakai lapuk. yang kau sedekahkan itulah yang akan kau bawa menghadap Allah SWT," ungkap UAS.

Simak selengkapnya dalam video berikut ini:

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved