Polres Landak Berhasil Ungkap 28 Kasus, Kapolres Beberkan Deretan Kasusnya

Polres Landak melaksanakan press release hasil pengungkapan kasus Ops Panah Kapuas 2019 dan Ops Jaran Kapuas 2019

Polres Landak Berhasil Ungkap 28 Kasus, Kapolres Beberkan Deretan Kasusnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Press release oleh Polres Landak pada Rabu (16/10/2019). 

Polres Landak Berhasil Ungkap 28 Kasus, Kapolres Beberkan Deretan Kasusnya

LANDAK - Polres Landak melaksanakan press release hasil pengungkapan kasus Ops Panah Kapuas 2019 dan Ops Jaran Kapuas 2019 pada Rabu (16/10/2019).

Press release yang dilaksanakan ini pun, untuk yang pertama kali bagi Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan SIK yang baru bertugas sekitar satu bulan di Landak.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Landak didampinggi Kasat Reskrim Iptu Idris Bakara, dan langsung memaparkan kasus-kasus yang berhasil diungkap.

Dimana ada 28 kasus yang diungkap, dengan 17 orang ditetapkan tersangka.

"Untuk operasi Panah Kapuas 2019 yang berlangsung 17 hari, kita ungkap 20 kasus," terang Kapolres Landak.

Baca: Apel Fungsi Polres Landak Warnai Kegiatan Pagi

Baca: Ikuti Kegiatan Anev di Mapolres Landak, Ini Paparan Kapolsek Kuala Behe

Baca: Perdana, AKBP Ade Kuncoro Pimpin Anev di Polres Landak

20 kasus tersebut melebihi target dari Polda Kalbar yakni 17 kasus.

"Ada 16 kasus pencurian dengan pemberatan, 3 kasus pencurian dengan kekerasan, dan 1 kasus pencurian biasa," jelasnya.

Kemudian, untuk Operasi Jaran yang berlangsung selama 14 hari dan fokus pada pencurian motor. Dari target 6 kasus, Polres Landak berhasil ungkap 7 kasus.

Terhadap para pelaku akan dikenakan pasal 362 dan pasal 363 KUHP dengan anacaman hukuman 6 hingga 7 tahun.

"Dengan tersangka ada empat orang, dimana tiga antaranya adalah resedivis. Dengan barang bukti 12 unit sepeda motor. Para pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun," ungkap AKBP Ade.

Kapolres juga menerangkan, selain itu juga melaksanakan operasi Kontijensi Karhutla dengan mengungkap 3 kasus Karhutla.

"Tersangkanya inisial N dan sudah P21 serta dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ngabang atau tahap II. Selain itu, ada juga 1 kasus penganiniyaan dan 1 kasus pencabulan," beber Kapolres.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved