KONI Kalbar Kecewa Balap Sepeda Terancam Tidak Dipertandingkan di PON Papua

Erwin mengatakan dari 10 Cabor yang dihapuskan memang hanya balap sepeda yang dinilai berpotensi menyumbang medali bagi kontingen Kalbar.

KONI Kalbar Kecewa Balap Sepeda Terancam Tidak Dipertandingkan di PON Papua
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Atlet balap sepeda Klub GASS, Gery Maulana Saputra dan Ramadhan Yudhistira 

KONI Kalbar Kecewa Balap Sepeda Terancam Tidak Dipertandingkan di PON Papua

PONTIANAK - Sekum KONI Kalimantan Barat, Erwin Anwar kecewa jika cabang olahraga balap sepeda benar-benar tidak dipertandingkan pada PON 2020 mendatang.

Hal ini buntut pengurangan 10 cabang olahraga pada PON 2020 di Papua.

Erwin mengatakan dari 10 Cabor yang dihapuskan memang hanya balap sepeda yang dinilai berpotensi menyumbang medali bagi kontingen Kalbar pada PON mendatang.

"Hanya balap sepeda, yang saya rasa potensi kita sangat besar medali," ujarnya Selasa (15/10/2019).

Baca: Ini Harapan Atlet Balap Sepeda Kalbar Terhadap Rencana Pengurangan Cabor PON

Baca: Peringkat 10 Besar Sementara Pra PON Cabor Balap Sepeda, Berikut Daftarnya

Erwin mengatakan berdasarkan rapat PB PON dan KONI Pusat telah memutuskan sebanyak 37 cabang olahraga yang alan di pertandingan pada PON 2020 Papua.

"Berdasarkan rapat KONI pusat bersama Kemenko PMK memutuskan 37 Cabang olahraga saja yang disetujui bersama PB PON dalam hal ini Pemda Provinsi Papua untuk dipertandingkan pada PON 2020 mendatang ," katanya

Erwin menjelaskan dari 37 cabang tersebut terbagi lagi 56 disiplin Cabor dengan 679 nomor pertandingan dengan kuota atlet 6442 orang belum termasuk official.

"Yang dimaksud disiplin Cabor sebagai contoh misalnya aermodeling ada lima subnya ada aeromodeling, gantole, para layang, terbang layang, dan terjun payung," jelasnya

Erwin mengatakan memang dari laporan yang disampaikan bahwa ada beberapa venue tuan rumah yang memang persentase penyelesaianya masih kecil sehingga berbuntut pengurangan Cabor.

Kemudian pengurangan Cabor ini yang cukup berdampak bagi peluang medali Kalimantan Barat yakni pada cabang olahraga balap sepeda.

Erwin mengatakan kemudian faktor keamanan juga sedikit banyak menjadi pertimbangan sehingga balap sepeda ditiadakan di PON 2020 mendatang.

Namun sepuluh Cabor yang dikurangi informasi terakhir masih akan dicarikan solusi bersama di pusat apakah akan dipertandingkan di Papua atau luar Papua. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Zulkifli
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved