12 Pondok Pesantren Bersaing di Liga Santri Nusantara
Sementara dari Kalteng tidak mengutus tim. Pertandingan menggunakan sistem gugur.
12 Pondok Pesantren Bersaing di Liga Santri Nusantara
PONTIANAK - Sebanyak 12 tim sepak bola pondok pesantren bersaing dalam kompetisi sepak bola,Liga Santri Nusantara (LSN) region Kalimantan II Kalbar di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak sejak Minggu (13/10/2019)
Wakil Ketua Panitia Ahmad Fauzi Faiz mengatakan, 12 tim tersebut di antaranya berasal dari Pontianak, Kubu Raya, Sintang, Melawi.
Sementara dari Kalteng tidak mengutus tim. Pertandingan menggunakan sistem gugur.
"Peserta pada tahun ini sengaja kita batasi kerena keterbatasan anggaran," ujarnya kepada Tribun Rabu (16/10/2019)
Baca: Dilaporkan Sejak Bulan Juli, Rosita Harap Tersangka Pencabulan Ditahan
Baca: VIDEO: Cuplikan Pertandingan Liga Santri Kalbar, Darul Faizin Versus Darul Maarif
Dia mengatakan ini sebelumnya Pontianak Kalbar sudah ketiga kalinya menjadi penyelenggara LSN dan pembiyaan disupport Kemenpora RI. Namun pada tahun ini menggunakan dana mandiri, meskipun tetap menjadi agenda Kemenpora.
Tim yang menjadi juara akan mewakili Kalimantan Barat, pada ajang LSN di Kabupaten Bogor mulai 5 November 2019, dan dikuti seluruh pesantren seluruh Indonesia dari masing-masing regional.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dua-darul-main-bola.jpg)