Napi Gantung Diri

UPDATE! Napi Tewas di Toilet Penjara Pontianak - Diduga Dibunuh, Kronologi hingga Identitas Korban

Bong Min ditemukan tergantung tak bernyawa di dalam kamar mandi sel tahanan Blok B khusus narkoba di Lapas kelas 2 A Pontianak.

UPDATE! Napi Tewas di Toilet Penjara Pontianak - Diduga Dibunuh, Kronologi hingga Identitas Korban
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
UPDATE! Napi Tewas di Toilet Penjara Pontianak - Diduga Dibunuh, Kronologi hingga Identitas Korban 

Bong Min yang ditahan sejak 2015 lalu merupakan warga binaan atas kasus narkoba dan divonis 8 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh sesama warga binaan yang menghuni blok B5.

Korban dalam keadaan tergantung di dalam wc dengan seutas tali plastik/rapia warna abu-abu yang dikaitkan dengan sebuah paku.

Pada saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan menggunakan baju kaos warna abu-abu dan celana pendek loreng.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian pun langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Kasat Reskrim mengatakan bahwa menurut saksi bernama Leo (25) yang juga merupakan warga binaan, korban sempat duduk di depan WC dengan menggunakan kursi kayu kecil.

Bahkan korban sempat mengaku bahwa ia sakit perut.

Kemudian, setelah mengetahui korban meninggal, melalui ventilasi kamar mandi saksi pun melaporkan hal tersebut ke pihak penjaga lapas.

Akhirnya penjaga mendobrak pintu dan kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak pimpinan.

Selanjutnya korban dibawa dengan menggunakan ambulan Lapas Kelas II A Pontianak menuju RSUD dr Soedarso Pontianak untuk dilakukan Visum et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Kendati korban ditemukan dalam posisi tergantung, AKP Rully mengungkap bahwa ada kejanggalan dari kematian korban.

Dimana tidak terlihat ciri-ciri seseoang yang mati akibat gantung diri.

"Korban ini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tergantung di dalam wc dengan menggunakan seutas tali plastik / rapiah oleh sesama warga binaan, namun untuk sementara ciri-ciri meninggal dunia akibat bunuh diri seperti lidah yang menjulur tidak ditemukan pada korban, dan posisi kaki korban yang menapak ke lantai wc sehingga diperlukan penyidikan lebih lanjut terkait kematian korban," ungkapnya.

Kasat menerangkan tidak menutup kemungkinan bahwa korban merupakan korban pembunuhan.

"Tidak menutup kemungkinan korban meninggal dunia akibat pembunuhan yang dilakukan oleh sesama penghuni blok B5 tersebut, mengingat korban merupakan warga binaan dalam kasus narkoba, dan akan keluar dalam waktu 1 tahun lebih sehingga dianggap membahayakan jaringan narkobanya yang berada di luar," terangnya.

Kasat pun menyampaikan bahwa perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kematian korban dengan melakukan Visum et repertum maupun otopsi serta pemeriksaan saks-saksi guna mengetahui penyebab kematian korban sebenarnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved