Satgas TMMD Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Masyarakat Dusun Bantilan

Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Mekar Jaya memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan kepada warga Dusun Bantilan

Satgas TMMD Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Masyarakat Dusun Bantilan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Masyarakat Dusun Bantilan. 

Satgas TMMD Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Masyarakat Dusun Bantilan

SAMBAS - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Mekar Jaya memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan kepada warga Dusun Bantilan.

Kegiatan tersebut, mengangkat tema "NKRI Harga Mati", yang di laksanakan di Balai Desa Mekar Jaya, Senin (14/10/2019). Kegiatan tersebut, di hadiri oleh kurang lebih 30 orang peserta.

Pada kesempatan itu, Danramil 1202-10 Jawai Kodim 1202 Singkawang Kapten Inf Mohd Nazirin, selaku pemateri, menjelaskan, penyuluhan wawasan kebangsaan ini merupakan salah satu sasaran non fisik pada TMMD Reguler Ke-106 Kodim 1202 Singkawang.

Digelarnya kegiatan non fisik ini, dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat percaya diri pada masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki oleh Desa.

Baca: Tim Satgas TMMD Kodim 1202/Skw Lanjutkan Pengerjaan di Masjid Al Munawar

Baca: Tim Wasev Mabesad Kunjungi Lokasi TMMD ke-106 Kabupaten Sambas

Baca: Bupati Atbah Suhaili Resmikan Baksos TMMD Sajad

"Serta sebagai kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi," ungkap Danramil 1202-10 Jawai.

Danramil 1202-10 Jawai juga mengajak para peserta untuk melihat sejarah nusantara dari masa ke masa.

Mulai zaman kejayaan kerajaan nusantara seperti Sriwijaya dan Majapahit, kemudian pada masa merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Ia menjelaskan, Kemerdekaan Indonesia sebagai jembatan emas yang harus diisi oleh seluruh warga negara yang ada di republik tercinta ini.

"Kita semua bisa mengabdi untuk negeri ini sesuai kapasitas, profesi dan potensi diri, baik itu kalangan TNI, Polri, PNS, pengusaha, pedagang, petani, nelayan dan profesi lainnya," ungkapnya.

Dengan demikian, mengisi kemerdekaan tentunya dengan pembangunan di segala bidang, termasuk membangun manusianya.

"Membangun jiwa dan karakternya, melalui pendidikan agama atau kerohanian, kedisiplinan, pendidikan bela negara, penyuluhan wawasan kebangsaan, dan lain-lain," katanya.

"Agar NKRI tetap utuh dan jaya, maka kesadaran berbangsa dan bernegara, persatuan dan kesatuan harus diperkokoh, dari lingkup terkecil mulai keluarga, lingkungan, dusun, desa kecamatan, dan seterusnya sehingga tidak mudah terpecah belah dan diadu domba," paparnya.

Sementara itu, Dandim 1202 Singkawang Letkol Arm Victor J.L Lopulalan, mengatakan, Bila kerukunan dan persatuan sudah terbangun maka situasi akan aman dan kondusif.

"Sehingga pembangunan di daerah yang diprogramkan pemerintah dapat terus berlangsung demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui program TMMD," pungkas Dandim 1202/Skw. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved