Muda Pastikan Januari Mendatang APBDes Non Tunai Siap Berjalan

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan memastikan Januari mendatang, APBDes dapat berjalan dengan penggunaan transaksi non tunai

Muda Pastikan Januari Mendatang APBDes Non Tunai Siap Berjalan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SEPTI DWISABRINA
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan 

Muda Pastikan Januari Mendatang APBDes Non Tunai Siap Berjalan

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan memastikan Januari mendatang, APBDes dapat berjalan dengan penggunaan transaksi non tunai.

Mengingat Kabupaten Kubu Raya, adalah kabupaten pertama di Indonesia yang menerapkan sistem tersebut.

"Dari sekarang kita menyusun RKPDes, kemudian APBDesnya dipastikan Desember nanti sudah selesai dirancang," imbuhnya, Senin (14/10/2019).

Muda menjelaskan aturan pengelolaan dana desa telah sesuai dengan perbub yang ia diterbitkan dan berlaku untuk 2020 mendatang.

"Apalagi dengan sistem non tunai semua. Sangat canggih karena, ini pertama di Indonesia," ungkapnya.

Terkait implementasi sistem transaksi non tunai dalam pengelolaan keuangan desa, Muda mengatakan saat ini lebih dari 20 desa di Kabupaten Kubu Raya telah menerapkan pengelolaan keuangan desa dengan sistem transaksi non tunai.

Baca: Hari Santri Nasional, NU Kota Pontianak Silaturrahmi Ke Pondok Pesantren dan Ziarah Makam Ulama

Baca: Teofelus Boni Kembali Menahkodai Ikatan Pemuda Dayak Kubu Raya Periode 2019-2024

Baca: Tutup Turnamen Kuala Dua Cup, Sujiwo Komitmen Kubu Raya akan Miliki Stadion

"Otomatis pemerintah kabupaten berwenang dan wajib untuk melindungi dana masyarakat supaya dipastikan program kegiatan berjalan maksimal dan cepat. Begitu cair langsung direalisasikan," sebutnya.

"Dengan sistem non tunai, akan membentengi aparatur desa dari potensi penyimpangan. Dana yang diperuntukkan bagi pembangunan desa dipastikan akan bisa mengalir untuk menjadi program yang cepat, tepat, dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak banyak menimbulkan celah persoalan," katanya.

Muda mengingatkan, di era digital dan revolusi industri teknologi informasi, semua pihak harus mampu beradaptasi. Transparansi, menurutnya, menjadi hal yang tak terelakkan. Karena itu, ia mengajak semua pihak bergerak cepat menyesuaikan diri. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved