KRONOLOGI Pemecatan Polwan NOS Diduga Terafiliasi Kelompok Teroris JAD hingga Persiapan "Pengantin"

KRONOLOGI Pemecatan Polwan NOS Diduga Terafiliasi Kelompok Teroris JAD hingga Persiapan "Pengantin"

KRONOLOGI Pemecatan Polwan NOS Diduga Terafiliasi Kelompok Teroris JAD hingga Persiapan
IST
Ilustrasi/KRONOLOGI Pemecatan Polwan NOS Diduga Terafiliasi Kelompok Teroris JAD hingga Persiapan "Pengantin" 

KRONOLOGI Pemecatan Polwan NOS Diduga Terafiliasi Kelompok Teroris JAD hingga Persiapan "Pengantin"

Bripda NOS, anggota polisi wanita (Polwan) di Kepolisian Daerah Maluku, dipecat dari institusi kepolisian.

Alasan pemecatan Bripda NOS karena terdeteksi memiliki afiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Sebelumnya, Bripda NOS telah dua kali berurusan dengan Densus 88.

Pertama, ia diamankan oleh Polda Jatim di Bandara Juanda, Jawa Timur, pada Mei 2019.

Pada akhir September 2019, ia kembali diamankan Densus 88 di Yogyakarta.

Selain Bripda NOS, sebelumnya, seorang anggota polisi, Brigadir WK dari Kabupaten Tanggamus masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Lampung karena diduga terpapar paham radikalisme.

Baca: INSTRUKSI Sutarmidji! Jembatan Kapuas I Macet Parah, Ini Jadwal Buka Tutup Jembatan Kapuas II

Bagaimana seorang aparatur penegak hukum bisa terpapar paham radikalisme?

Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan, semua orang dari berbagai kalangan berpotensi terpapar radikalisme.

Faktornya, menurut dia, salah satunya karena maraknya penggunaan media sosial.

Halaman
1234
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved