Banyak Ubur-Ubur, Pengunjung Pantai Pulau Datok Diimbau Jangan Berenang

Hafiar menerangkan, sengatan ubur-ubur tersebut sangat berbahaya. Korban dapat menderita gatal-gatal, sakit, bahkan hingga meninggal dunia.

TRIBUNPONTIANAK/ADELBERTUS CAHYONO
Warga berkunjung ke Pantai Pulau Datok, di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (25/10/2019). 

Banyak Ubur-Ubur, Pengunjung Pantai Pulau Datok Diimbau Jangan Berenang

KAYONG UTARA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kayong Utara, Hafiar mengimbau pengunjung untuk tidak mandi atau berenang di kawasan Pantai Pulau Datok, Sukadana, Senin (14/10/2019).

Sebab, di masa peralihan musim seperti sekarang ini, banyak ubur-ubur atau ampai.

Hafiar khawatir para pengunjung tersengat.

"Itu diharapkan jangan melakukan atau membiarkan anak-anaknya mandi di pantai, karena musim ubur-ubur," kata Hafiar di ruang kerjanya.

Baca: VIDEO: Kabut Asap di Pantai Pulau Datok Perlahan Menghilang

Baca: Citra Duani: Pameran di Pantai Pulau Datok untuk Rangsang UMKM Berinovasi

Hafiar menerangkan, sengatan ubur-ubur tersebut sangat berbahaya.

Korban dapat menderita gatal-gatal, sakit, bahkan hingga meninggal dunia.

"Kalau bisa didengar seluruh masyarakat Kayong Utara, khususnya yang berkunjung, dan (pengunjung dari) Kabupaten Ketapang, yang rata-rata Sabtu Minggu itu meluangkan waktu ke Pantai Pulau Datok," ujar Hafiar.

Menurut Hafiar, ubur-ubur biasanya masih banyak berkeliaran di sekitar perairan pantai hingga Desember.

"Ini menurut masyarakat yang berdiam di sekitar pantai dan punya warung, informasi seperti itu," imbuh Hafiar.

Kata Hafiar, imbauan ini tidak hanya berlaku untuk pengunjung Pantai Pulau Datok, tetapi juga bagi mereka yang akan berkunjung ke pantai-pantai lain di Kecamatan Sukadana. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved