PENGAKUAN Keluarga Viral Hidup di Gubuk, Sapri: Jangan Diviralkan Lagi, Saya Masih Mampu Bekerja

Sejak dua hari menjadi pemberitaan media massa, kehidupan Sapri bersama istri dan keempat anaknya harus menjadi konsumsi khalayak ramai.

PENGAKUAN Keluarga Viral Hidup di Gubuk, Sapri: Jangan Diviralkan Lagi, Saya Masih Mampu Bekerja
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah dermawan saat mengunjungi keluarga Sapriadi dan Lena yang tinggal bersama empat anaknya di gubuk di Gang Kelompok Tani, Jalan Selat Panjang II, Desa Mega Timur, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (12/10/2019) siang. Sejumlah dermawan berupaya menawarkan solusi kepada keluarga ini untuk pindah ke tempat yang lebih layak. 

"Terima kasih untuk bantuan yang diberikan. Namun saya meminta agar jangan diviralkan lagi, saya masih sehat mampu bekerja," tegasnya.

Sapri bahkan menceritakan, kondisi anak yang pertamanya yang harus putus sekolah.

Meskipun perekonomian keluarganya pas-pasan, ternyata itu bukanlah penyebabnya.

"Anak saya tidak ingin sekolah lagi. Karena pernah tidak naik satu tahun, jadi merasa malu (minder)," imbuhnya.

Sapri tak menampik, dari pihak sekolah maupun lainnya telah berupaya membujuk sang anak agar kembali mengenyam pendidikan yang sempat terputus.

"Kemarin ada yang datang, namun kembali lagi sama anak saya, mau atau tidak. Saya tidak bisa memaksa," katanya.

Selama tidak bersekolah anaknya yang pertama menghabiskan waktunya dirumah.

"Anak saya tidak bekerja, dia dirumah saja membantu ibunya menjaga adik-adiknya," jelasnya.

Sapri pun berharap pemberitaan ini dapat segera berakhir, karena ia ingin menjalani kehidupan mormal seperti biasanya, sebelum adanya berita viral terkait ia harus tinggal bersama istri dan anak-anaknya di gubuk reyot.

Gubuk Reyot Milik Pasutri Viral Tidak Ada MCK

Halaman
1234
Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved