PENGAKUAN Keluarga Viral Hidup di Gubuk, Sapri: Jangan Diviralkan Lagi, Saya Masih Mampu Bekerja

Sejak dua hari menjadi pemberitaan media massa, kehidupan Sapri bersama istri dan keempat anaknya harus menjadi konsumsi khalayak ramai.

PENGAKUAN Keluarga Viral Hidup di Gubuk, Sapri: Jangan Diviralkan Lagi, Saya Masih Mampu Bekerja
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah dermawan saat mengunjungi keluarga Sapriadi dan Lena yang tinggal bersama empat anaknya di gubuk di Gang Kelompok Tani, Jalan Selat Panjang II, Desa Mega Timur, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (12/10/2019) siang. Sejumlah dermawan berupaya menawarkan solusi kepada keluarga ini untuk pindah ke tempat yang lebih layak. 

Ia merupakan karyawan meubel dan terkadang juga bekerja serabutan.

"Badan saya sehat. Saya masih bisa bekerja. Istri saya juga bekerja berjualan sayuran," terangnya.

Sembari menggendong anaknya yang paling kecil.

Ia menuturkan saat ini sang istri sedang rawat inap dirumah sakit Bhayangkara, Pontianak.

Lebih lanjutnya, ia mengatakan, anaknya yang nomor dua sedang menemani sang istri di rumah sakit.

Dalam dekapan Sapri, anaknya yang kecil terus menerus menangis mencari ibunya, Lena.

Menurutnya, Lena menderita sakit di perut dan muntah-muntah. Dugaan sementara adalah penyakit diare.

Namun masih menunggu hasil diagnosa rumah sakit, karena masih di dalam tahap observasi.

Terkait banyaknya bantuan yang mengalir dari Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi, komunitas kemanusiaan serta masyarakat.

Sapri mengucapkan terima kasih untuk semua bantuan kebutuhan sandang, pangan serta materil.

Halaman
1234
Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved