TRIBUNWIKI

7 Wisata Bersejarah di Kabupaten Sekadau, Lawang Kuari Hingga Batu Bertulis

Jalur ketiga yang berada di Belitang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sintang dan Serawak Malaysia Timur

7 Wisata Bersejarah di Kabupaten Sekadau, Lawang Kuari Hingga Batu Bertulis - objek-wisata-lawang-kuari.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Marpina Wulandari
Objek wisata Lawang Kuari
7 Wisata Bersejarah di Kabupaten Sekadau, Lawang Kuari Hingga Batu Bertulis - batu-tinggi.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Batu Tinggi
7 Wisata Bersejarah di Kabupaten Sekadau, Lawang Kuari Hingga Batu Bertulis - objek-wisata-batu-kenyalau.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Objek wisata batu kenyalau
7 Wisata Bersejarah di Kabupaten Sekadau, Lawang Kuari Hingga Batu Bertulis - palak-kaba.jpg
TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Palak Kaba'

7 Wisata Bersejarah di Kabupaten Sekadau, Lawang Kuari Hingga Batu Bertulis

SEKADAU - Sekadau adalah satu diantara Kabupaten yang terdapat di Provinsi Kalimantan Barat.

Resmi menjadi sebuah Kabupaten pada tahun 2003, Kabupaten Sekadau sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Sanggau.

Kabupaten Sekadau memiliki potensi 3 jalur transportasi, yaitu jalur satu yang menuju Nanga Taman dan Nanga Mahap dan berbatasan dengan Kabupaten Ketapang.

Baca: Lawang Kuari Siap Jadi Icon Wisata Sekadau

Jalur inti yang menghubungkan ibukota Provinsi dan daerah pedalaman.

Jalur ketiga yang berada di Belitang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sintang dan Serawak Malaysia Timur.

Kabupaten Sekadau juga memiliki tempat- tempat bersejarah diantaranya:

1. Lawang Kuari

Objek wisata Lawang Kuari
Objek wisata Lawang Kuari (TRIBUNPONTIANAK/Marpina Wulandari)

Menurut cerita masyarakat Sekadau merupakan tempat persembunyian Pangeran Agung dari Kerajaan Sekadau.

Bersama para pengikutnya, Pangeran Agung dikisahkan meninggalkan istana di Sungai Barak, Desa Mungguk, karena selisih paham dengan raja yang berkuasa kala itu.

Baca: Jarang Dijamah Orang, Bukit Kedikit Puncak Nek Langke dan Nek Ria Miliki Keindahan Alam Tersendiri

Halaman
123
Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved