VIDEO: Nur Aini Sebut Pernah Menjual Tanaman Hias Mencapai Rp17 Juta

Nur Aini menegaskan harga yang dibandrol untuk tanaman hias bervariasi, yang murah sekitar Rp10.000

Nur Aini Sebut Pernah Menjual Tanaman Hias Mencapai Rp17 Juta

PONTIANAK - Para penggrajin tanaman hias di Kota Pontianak tergabung dalam kelompok perflora mengharap lebih banyak mendapat fasilitas dari pemerintah untuk melakukan pameran tanaman hias yang mereka kembangkan. 

Tanaman hias menjadi sektor ekonomi yang menjanjikan di Kota Pontianak, seban semakin hari semakin banyak pecinta tanaman hias yang rela merogoh kocek untuk mendapatkan bunga atau tanaman yang disukai.

Baca: Tanamkan Nilai Pancasila BKKBN dan BPIP Sasar Buruh Migran

Baca: Komentar Kolonel Hendi yang Dicopot dari Posisi Dandim Kendari Akibat Postingan Istri Soal Wiranto

Banyaknya peminat tanaman hias ini dijadikan peluang para penghobi dan pengrajin untuk mengembang biakan tanaman hias dan untuk dijual kembali.

Ketua Asosiasi  Pengrajin Tanaman Hias di Kota Pontianak, Nur Aini (53) menjelaskan awalnya mereka  hanya sekedar berkumpul sebagai pecinta atau sekedar hobi, tapi karena tanaman itu berkembang dari hari kehari sehingga ada keturunannya dan anak anaknya.

Nur Aini menegaskan harga yang dibandrol untuk tanaman hias bervariasi, yang murah sekitar Rp10.000,  tapi yang paling mahal itu mencapai  Rp15-20 juta.

"Saya sendiri pernah menjual tanaman hias yaitu Anturium mencapai Rp17 juta," ucapnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved