Hingga Kini Belum Terealisasi, Agrianus Komitmen Perjuangkan Perda Ulayat

agar tidak dirampas sembarangan, hari ini perusahaan besar masih mengutamakan provit, tidak memikirkan kehidupan yang krusial

Hingga Kini Belum Terealisasi, Agrianus Komitmen Perjuangkan Perda Ulayat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ AGUS PUJIANTO
Anggota DPRD Sintang, Agrianus 

Hingga Kini Belum Terealisasi, Agrianus Komitmen Perjuangkan Perda Ulayat

SINTANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Agrianus memastikan akan kembali memperjuangkan Perda Ulayat yang sudah lama disuarakan namun belum juga terealisasi.

“Saya akan konsen memperjuangkan Perda hak ulayat. Itu memang di perlukan secara maksimal,” kata Agrianus.

Pria yang pernah menjabat Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang ini mengatakan, Perda Ulayat sangat penting untuk menjaga hutan adat tidak dirambah oleh laju investasi.

“Urgensi Perda ulayat, masyarakat adat kan ingin berkembang sesuai dengan tatanan yang berlaku, dan Perda juga cara menjaga hutan adat, agar tidak dirampas sembarangan, hari ini perusahaan besar masih mengutamakan provit, tidak memikirkan kehidupan yang krusial,” beber Agrianus.

Perda Ulayat kata Agrianus sudah disuarakan oleh DAD sejak tahun 2011 silam. Bahkan, pemerintah dan DPRD Sintang sudah pernah melakukan studi banding ke Padang, Sumatra Barat. Akan tetapi, Perda itu hingga sekarang belum terwujud.

Baca: Penguman: Pendaftaran Pemilihan Anggota Dewan Pendidikan Kalimantan Barat 2019-2024

Baca: VIDEO: Aston Hotel Rayakan HUT ke- 9 di Area Kolam Renang, Pengunjung Antusias

“Saya akan cari rancangan Perda sampai di mana, apakah masih di eksekutif, nanti kita akan menelaah dokumen yang telah masuk yang pernah dirancang dan sebagainya,” jelas Agri.

Agri meyakini, jika masyarakat adat diperkuat dengan adanya Perda Ulayat, hutan adat akan dapat terjaga dengan baik sesuai dengan tradisi dan budaya turun temurun dan terhindar dari laju investasi.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved