Bintoro Sebut Pengrajin Tanaman Hias Tumbuh Pesat di Kota Pontianak

Lanjut disampaikannya nengapa ada pekan flouri, mengingat banyak asosiasi atau lembaga pecinta tanaman hias sehingga mereka perlu ada wadah.

Bintoro Sebut Pengrajin Tanaman Hias Tumbuh Pesat di Kota Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, Bintoro melihat tanaman anggrek yang dipamerkan dalam acara Pekan Hortikultura Pontianak ke 4 di Parkiran Matahari Mal, Jumat (11/10/2019). 

Bintoro Sebut Pengrajin Tanaman Hias Tumbuh Pesat di Kota Pontianak

PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak menggelar pekan Pekan Hortikultura IV Kota Pontianak tahun 2019.

Dalam kegiatan ini dilakukan pameran beragam tanam hias dan lomba tanaman hias.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, Bintoro menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda tahunan. Kegiatan ini berjenjang dari tingkat kabupaten-kota bahkan sampai tingkat nasional.

"Kegiatan ini untuk memfasilitasi para komunitas atau pelaku penggrajin tanaman hias, tahun ini sudah keempat kalinya kita adakan," ucap Bintoro saat diwawancarai setelah pembukaan acara pameran dan kontes tanaman hias di Halaman Matahari Mal, Jumat (11/10/2019).

Lanjut disampaikannya nengapa ada pekan flouri, mengingat banyak asosiasi atau lembaga pecinta tanaman hias sehingga mereka perlu ada wadah.

Baca: Asosiasi Tanaman Perflora Pontianak Harap Pemkot Berikan Ruang Pameran Lebih Banyak

Baca: Bisnis Anggrek, Titin Mampu Hasilkan Rp 30-40 Juta Perbulan

"Maka dari Kementrian Pertanian, Dirjen Flouri mengadakan kegiatan Pekan Hortikultura untuk pembinaan," tambahnya.

Mengapa ada flora dan flori, flora berkaitan dengan tanaman lokal, sedangkan flori adalah tanaman yang sudah dibudayakan dengan baik.

Pertumbuhan minat masyarakat untuk membudidayakan tanaman hias di Kota Pontianak tumbuh pesat sejak 2016 lalu. Bintoro menyebutkan, 2016 ada 25 peserta, 2017 ada 37 peserta, 2018 ada 40 peserta dan tahun 2019 ada 50 peserta yang mengikuti acara pameran dan kontes yang dilaksanakan dalam Pekan Hortikultura.

Minat masyarakat Pontianak cukup tinggi untuk tanaman hias, sehingga banyak tumbuh pelaku pengrajinnya. Pelakunya rata-rata di Pontianak adalah ibu rumah tangga.

Kemudian disampaikannya pula mengenai ada 90 spesies tanaman hias yang dipamerkan kali ini serta ada 50 spesies bunga yang dilombakan.

Pengrajin tanaman hias bukan sekedar hobi, melainkan tumbuh sektor perekonomiannya.

"Dengan adanya asosiasi yang sedemikian rupa ini menambahkan suatu gagasan ekonomi kreatif. Ini bukan sekedar hobi, tapi bisa menghasilkan uang," tegasnya.

Bahkan dari tanaman hias maupun bonsai yang dibuat para penghobi ini bisa menghasilkan puluhan juta perbulannya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved