Wabup Hadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Majelis Perempuan Melayu Kabupaten Sanggau

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Majelis Perempuan Melayu (MPM) Kabupaten Sanggau

Wabup Hadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Majelis Perempuan Melayu Kabupaten Sanggau
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot saat foto bersama usai pengukuhan dewan pengurus Majelis Perempuan Melayu Kabupaten Sanggau masa bakti 2019-2020 di Aula Kantor Camat Kapuas, Kamis (10/10/2019) 

Citizen Reporter
Staf Diskominfo Sanggau
Rizky Kurniawan

Wabup Hadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Majelis Perempuan Melayu Kabupaten Sanggau

SANGGAU - Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Majelis Perempuan Melayu (MPM) Kabupaten Sanggau masa bakti 2019-2020 di Aula Kantor Camat Kapuas, Kamis (10/10/2019).

Hadir juga Waka Polres Sanggau Kompol Damianus, Pasi Pers Kodim 1205/Sanggau, Ketua DPD Majelis Perempuan Melayu Kabupaten Sanggau Ulfah Sonhadji, Ketua Harian DPD MABM Sanggau H Fahriadi, Ketua Umum DPD Majelis Perempuan Melayu Kalimantan Barat Hj Hairiah serta anggota Perempuan Melayu wilayah Kabupaten Sanggau dan Pemuda Organisasi Melayu.

Dalam sambutanya, Ketua MPM Kabupaten Sanggau, Ulfah Sonhadji dalam mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada pengurus majelis perempuan Melayu Kabupaten Sanggau yang baru saja dilantik.

"Mari kita tingkatkan peran, pengetahuan, kinerja dan kemandirian sehingga dapat membawa perubahan dalam berbagai segi kehidupan baik dalam kehidupan berkeluarga maupun dalam kehidupan di lingkungan. Kita juga harus mengevaluasi hasil kegiatan yang telah dilaksanakan, maka diperlukan adanya kesamaan pemahaman, persepsi dan komitmen antara majelis perempuan melayu Kab.Sanggau dan majelis perempuan melayu kecamatan,"katanya.

Ketua Umum DPD Majelis Perempuan Melayu Kalimantan Barat Hj Hairiah menyampaikan bahwa organisasi majelis perempuan Melayu Sanggau diharapkan bisa bersinergitas dan berkerjasama dengan pemerintah daerah.

Baca: Ustadz Abdul Somad Ungkap Penyebab Banyak Perempuan Sedang Haid Diganggu Setan, UAS Beri Solusinya

Baca: Korban Speed Karam Kebanyakan Asal Mempawah, Tiga Laki-laki dan 9 Perempuan Alami Hipotermia

Baca: Perempuan di Kalsel Ini Tak Sadar Jadi Korban Cabul Teman Suami, Tipu Muslihat Pelaku Terbongkar

"Kami berharap kedepannya kami selalu dilibatkan dalam program-program pemerintah. Tentunya budaya harus kita jaga dan masyarakat bisa merasakan manfaat yang kita berikan,"harapnya.

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengucapkan terima kasih dengan kontribusi Majelis perempuan Melayu yang ada di Kabupaten Sanggau untuk Pemerintah daerah, tentunya kita juga berusaha menyatukan seluruh lintas agama dan etnis yang berada di Kabupaten Sanggau.

"Dalam 10 tahun kami berusaha mengakomodir seluruh budaya yang ada di Kabupaten Sanggau, Suatu kenyataan yang sudah dinikmati manusia di era globalisasi adalah kemakmuran, kemudahan dan kenyamanan, "ujarnya.

Namun demikian era yang serba mudah dan nyaman menimbulkan pengaruh positif dan juga hal negatif yang akan mengancam dan sulit untuk dihindari.

"Globalisasi menyebabkan segala aspek kehidupan terpenaruhi, misalnya sistem ekonomi, budaya dan lingkungan hidup manusia, tentunya kehadiran Majelis Perempuan Melayu diharapkan memiliki peran khusus di masyarakat,"pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved