Tahun Ini Kementerian ESDM Bagikan 14500 Konverter Kit Amin Ben Gas

Asisten Deputi Daya Mineral dan Non Konfensional Kemenko Kemaritiman RI Amalyos menuturkan pada tahun ini terdapat sekitar 13.500 nelayan

Tahun Ini Kementerian ESDM Bagikan 14500 Konverter Kit Amin Ben Gas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Amin BenGas Penemu Konverter Kit Bensin ke Gas Asal Kalbar. 

Tahun Ini Kementerian ESDM Bagikan 14500 Konverter Kit Amin Ben Gas

PONTIANAK - Asisten Deputi Daya Mineral dan Non Konfensional Kemenko Kemaritiman RI Amalyos menuturkan pada tahun ini terdapat sekitar 13.500 nelayan dan 1000 petani penerima manfaat yang akan mendapatkan perahu dan paket mesin pompa air dengan peralatan Konverter Kit Amin Ben Gas.

"Totalnya sekitar 14.500 penerima manfaat bagi nelayan dan petani di daerah yang telah masuk dalam program konversi melalui Perpres," ujarnya.

Ia menuturkan secara spesifik konversi dari bahan bakar minyak ke bahan bakar gas adalah daerah yang sudah masuk dalam program konversi. Kalau daerah belum masuk dalam program konversi belum bisa diberikan, sampai masuk dalam tahap konversi.

"Kalau setelah itu masuk baru bisa dimasukkan kedalam program konversi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas," ujarnya.

Baca: Terkait Pertambangan di Kalbar, Sutarmidji akan Surati Menteri ESDM

Baca: Amin Klaim Konverter Kit Gas LPG Miliknya Aman dan Hemat

Dirinya juga menyinggung, Kabupaten Kubu Raya sebenarnya sudah masuk dan saat ini tengah dalam tahap penilaian terhadap untuk jumlah penerima manfaat hasil konversi untuk di Kabupaten Kubu Raya.

"Kita dengar saja kabarnya nanti, karena pengadaanya ada di Kementerian ESDM, itu akan kita kawal karena ada beberapa daerah nanti," ujarnya.

Sudah menjadi ketentuan sebelum di distribusikan paket konverter Kit Amin Ben Gasnya akan melakukan assesment dari leading sektor terkait dari Pemda akan mengecek kevalidan data nelayan penerima manfaat.

"Bye name bye addresnya kemudian kartu nelayan yang membuktikan bahwa yang bersangkutan merupakan nelayan yang tidak mampu dan belum pernah menerima bantuan serupa," ujarnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved