Sempat Terlantar di Singkawang, TKW Asal Jember yang Tak Digaji Akhirnya Dipulangkan

Ibu ini diberikan janji-janji yang cukup menggiurkan dan karena desakan ekonomi sehingga terajak dan bekerja di luar negeri.

Sempat Terlantar di Singkawang, TKW Asal Jember yang Tak Digaji Akhirnya Dipulangkan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi mendampingi Musbah Chusnul Chotimah (50), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur yang ditelantarkan setelah bekerja selama 10 bulan di Malaysia tanpa digaji, Kamis (10/10/2019). 

Sempat Terlantar di Singkawang, TKW Asal Jember yang Tak Digaji Akhirnya Dipulangkan

SINGKAWANG - Polres Singkawang memfasilitasi kepulangan Musbah Chusnul Chotimah (50), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur yang ditelantarkan setelah bekerja selama 10 bulan di Malaysia tanpa digaji.

Ia dipulangkan melalui perbatasan hingga sampai di Kota Singkawang, Minggu (6/10/2019).

"Dia terlantar dari hari Minggu, tadi ke Polres Singkawang," kata Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi, Kamis (10/10/2019).

Ibu ini diberikan janji-janji yang cukup menggiurkan dan karena desakan ekonomi sehingga terajak dan bekerja di luar negeri.

Baca: Begini Kronologi Polres Sambas Tangkap Penyalur TKW Sumiati Ke Malaysia

Baca: BREAKING NEWS - Polres Sambas Tangkap Penyalur TKW Sumiati ke Malaysia

Namun di sana diperlakukan yang tidak baik dalam arti kata tidak digaji dan dipulangkan juga secara tidak manusiawi.

Polres Singkawang telah melakukan koordinasi bersama Polres Jember untuk membantu kepulangannya ke Jember.

Ia langsung berkomunikasi dengan Kapolres Jember dan saudara Musbah di Jember yang rencananya akan dijemput di Surabaya dan dibawa ke Jember.

Tiket kepulangan telah ditanggung oleh warga net yang membantu diduga korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini.

Kapolres mengucapkan terima kasih kepada Humas Polres Singkawang dan netizen serta semua pihak yang telah membantu.

Ini dilakukan oleh Polres Singkawang dan Polres Jember semata-mata karena memang tugas dari kami untuk melayani masyarakat.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan terlalu teriming-iming oleh janji-janji yang tidak jelas kebenarannya.

"Masyarakat jangan terlalu cepat percaya, dicek dulu yang mengajak atau pun pekerjaan apa karena tidak semua apa yang dijanjikan orang itu bisa sesuai dengan harapan," imbaunya.  (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved