Pengurus Geraksi PPBK Kalbar 2019-2022 Resmi Dilantik

Gerakan Aksi Solidaritas Pemuda Peduli Bencana dan Kemanusiaan Kalimantan Barat atau yang disingkat GERAKSI PPBK-KB menggelar pelantikan pengurus

Pengurus Geraksi PPBK Kalbar 2019-2022 Resmi Dilantik
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Penyerahan Bendera oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Kalbar Moses Tabah, sebagai simbol telah diresmikannya pelantikan pengurus GERAKSI PPBK-KB periode 2019-2022, pada Kamis (10/10). 

Pengurus Geraksi PPBK Kalbar 2019-2022 Resmi Dilantik

PONTIANAK - Gerakan Aksi Solidaritas Pemuda Peduli Bencana dan Kemanusiaan Kalimantan Barat atau yang disingkat GERAKSI PPBK-KB menggelar pelantikan pengurus periode 2019-2022, yang dilaksanakan di Cafe Tamannese Beer and Village, Jalan Sultan Syahrir Abdurrahman, kota Pontianak, pada Kamis (10/10) siang.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh beberapa perwakilan dari Gubernur Kalimantan Barat, Polda Kalimantan Barat, Dinas Sosial Kalimantan Barat, BPBD Kalimantan Barat, Pangdam XII Tanjungpura Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan kota Pontianak, serta beberapa yang lainnya.

Dalam kesempatan itu, perwakilan Gubernur yakni yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Kalbar Moses Tabah, memberikan bendera merah putih, serta bendera PPBK Kalbar guna sebagai simbol telah diresmikannya pelantikan pengurus GERAKSI PPBK-KB periode 2019-2022.

Moses Tabah juga menyampaikan bahwa, indonesia merupakan satu diantara negara yang wilayah tinggi dan rawan akan terjadi bencana. itu karena selain dari geografis, menurut para ahli indonesia ini juga mengatakan Indonesia terletak diantara dalam dua benua, dan dua samudera, serta juga berada di lintas garis khatulistiwa, yang rawan terjadi bencana seperti Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan).

Baca: Penutupan Aksi Solidaritas Korban Banjir Sentani, GMKI HIMAPA & GERAKSI Gelar Doa Bersama

Baca: Berdasarkan Tradisi, Prabowo Selalu Menghadiri Acara Pelantikan Presiden RI

Baca: VIDEO: Apel Kesiapan Polres Ketapang Jelang Pelantikan Presiden

"Dari sudut geografis bencana alam merupakan masalah global yang berdampak serius kerap melanda Indonesia khususnya Kalimantan Barat, sangat beruntun selama ini. Sebut saja seperti di landak itu ada banjir, di Bengkayang ada tanah longsor, dan wilayah lainnya ada bencana kemanusiaan," jelas Moses Tabah mewakili Gubernur Kalbar.

Dikatakannya, sesuai amanat undang-undang nomor 24 tahun tahun 2007, tentang penanggulangan bencana pemerintah daerah, dan lembaga lainnya berkewajiban memberikan perlindungan khusus pada masyarakat dalam situasi darurat, termasuk dalam korban bencana alam.

"Dalam kegiatan ini saya berharap, pemuda Kalimantan Barat tidak hanya memiliki kepedulian yang besar untuk membantu korban bencana alam, tetapi pemuda juga menjadi pelopor relawan siaga bencana dan kemanusiaan, yang mempunyai kapasitas, pengalaman, dan kepeloporan pemuda dalam menangani bencana," harapnya.

Selanjutnya ia juga mengungkapkan bahwa, pemerintah provinsi Kalimantan Barat sangat memberikan apresiasi dan dukungan kepada Geraksi Solidaritas Pemuda Peduli Bencana dan Kemanusiaan Kalimantan periode tahun 2019-2022.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved