NPHD Belum Disetujui, Sudarmi: Dampak Buruknya Bisa Menyebabkan Pilkada Ditunda

Namun resiko terburuknya apakah Pilkada ditunda atau diselesaikan kembali oleh mendagri, kita lihatlah nanti

NPHD Belum Disetujui, Sudarmi: Dampak Buruknya Bisa Menyebabkan Pilkada Ditunda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Ketua KPU Kabupaten Sambas, Sudarmi 

NPHD Belum Disetujui, Sudarmi: Dampak Buruknya Bisa Menyebabkan Pilkada Ditunda

SAMBAS - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sambas, Sudarmi mengatakan jika dampak terburuknya dari keterlambatan atau belum di setujuinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Kabupaten Sambas adalah bisa menyebabkan pilkada ditunda.

Atau nanti akan di serahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Dampaknya kalau tidak ada kesepakatan NPHD pada 14 Oktober nanti, kebetulan kami juga tidak menghadiri pertemuan di Kemendagri," ujarnya, Rabu (9/10/2019).

"Namun resiko terburuknya apakah Pilkada ditunda atau diselesaikan kembali oleh mendagri, kita lihatlah nanti," ungkapnya.

Sudarmi mengatakan, jika Anggaran pilkada yang di anggarkan oleh KPU itu akan di gunakan untuk banyak hal.

Baca: Ciptakan Alat Konversi Bensin ke Gas, Amin Bawa Nelayan Kubu Raya Keliling Indonesia

Baca: KPAD Kayong Utara Gelar Workshop Jurnalisme Ramah Anak

Beberapa diantaranya adalah untuk menyelenggarakan tahap-tahapan pilkada. Seperti penerima pendaftaran calon, debat kandidat dan lain sebagainya.

Lebih dari itu, ia ungkapkan Anggaran itu juga akan di gunakan untuk pembuatan kotak dan kertas suara yang akan di gunakan pada Pilkada mendatang.

Karena belum ada kejelasan Anggaran, maka pihak KPU hari ini kata Darmi, belum membentuk panitia Pengadaan Kotak Suara ataupun Surat Suara suara untuk Pilkada Sambas.

"Pelelangan dan pembuatan kotak suara setelah panitia pengadaannya terbentuk, dan sekarang kita NPHD aja belum," tegasnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved