Kepala BNN Mempawah Beberkan Cara Efektif Memberantas Narkoba

Terakhir AKBP Daulay mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan rehabilitasi terhadap 30 orang yang terpapar narkoba.

Kepala BNN Mempawah Beberkan Cara Efektif Memberantas Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Kepala BNN Kabupaten Mempawah, AKBP A.H Daulay saat diwawancarai awak media, Selasa (13/8/2019). 

Kepala BNN Mempawah Beberkan Cara Efektif Memberantas Narkoba

MEMPAWAH -Maraknya peredaran gelap narkoba di Kabupaten Mempawah merupakan masalah yang harus segera di selesaikan oleh semua pihak.

Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendirian oleh penegak hukum saja, perlu adanya kerjasama antara semua pihak, mulai dari Pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat.

Setidaknya itulah cara paling efektif yang bisa dilakukan agar peredaran narkoba tidak bebas beredar di Kabupaten Mempawah menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah, AKBP Abdul Haris Daulay, Rabu (10/9/2019) kemarin.

Saat ini kata dia, peredaran narkoba di Kabupaten Mempawah sudah sangat meresahkan semua orang, terlebih lagi narkoba secara masif menjangkiti anak-anak muda yang diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa.

Baca: Tiga Tahun Berjuang, Desa Sungai Labi Sebentar Lagi Teraliri Listrik

Baca: Rektor IDIA Al Amien Ajak Mahasiswa Kalbar Jaga Moralitas

AKBP Daulay mengimbau agar masyarakat waspada terhadap peredaran gelap narkoba, dia mengingatkan kepada para orang tua agar terus mengawasi semua aktivitas anak-anak mereka supaya tidak lepas kontrol dan terjerumus ke dunia hitam.

"Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kepada para ornag tua, agar waspada terhadap peredaran gelap narkoba, jangan sampai anak-anak kita semua menjadi korban dan terjerumus ke dunia hitam sebagai pengguna narkoba," ujarnya.

Lebih jauh, AKBP Daulay menjelaskan, selama ini mereka di BNN Kabupaten Mempawah telah berupaya maksimal dalam melakukan pencegahan peredaran dan penggunaan narkoba di semua kalangan, terlebih kepada generasi millenial.

"Secara rutin kita selalu melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat, sampai ke Triwulan ketiga tahun 2019 ini sudah 33 kali kita melakukan penyuluhan melalui seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, kita akui saat ini kita belum mempunyai seksi pemberantasan," ujarnya.

Terakhir AKBP Daulay mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan rehabilitasi terhadap 30 orang yang terpapar narkoba.

Dimana rehabilitasi tersebut dilakukan di tiga tempat rehabilitasi berbeda yang ada di Kabupaten Mempawah.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved