Dr Syarif: IAIN Pontianak Junjung Tinggi NKRI dan Undang-undang Dasar 1945

Rektor IAIN Pontianak Dr H Syarif MA dalam sambutannya menyatakan, kegiatan ini tindak lanjut dari pertemuan forum mentor bersama Kapolda dan Pangdam

Dr Syarif: IAIN Pontianak Junjung Tinggi NKRI dan Undang-undang Dasar 1945
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Mahasiwa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak antusias mengikuti silaturahmi dan dialog kebangsaan lintas generasi di Aula Syeikh Abdul Rani IAIN Pontianak, Kamis (10/10/19). 

Maryani Khotifah
Mahasiswi PPL IAIN Pontianak

Dr Syarif: IAIN Pontianak Junjung Tinggi NKRI dan Undang-undang Dasar 1945

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jajaran Polda Kalbar menggandeng Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar Silahturahmi dan Dialog Kebangsaan Lintas Generasi bertema Merawat Indonesia Sebagai Rumah Kita di Aula Syeikh Abdul Rani Mahmud Kampus IAIN Pontianak, Jl Soeprapto, Kamis (10/10/2019).

"Kegiatan ini dari Kapolda. Kapolda bekerja sama dengan IAIN Pontianak dan juga Dewam Eksekutif Mahasiswa (Dema) IAIN untuk penyelenggaraan bagian teknis. Kapolda hanya meminta bagian teknis saja, seperti menyiapkan ruangan, massa, baliho, banner, dan sebaginya. Kami dan kawan-kawan DEMA IAIN menyanggupi dan mematangkan teknis di lapangan," ujar Panitia Kegiatan Muhammad Ali Fahmi.

Narasumber yang hadir, kata Ali Fahmi, di antaranya Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI M Nur Rahmat, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono.

Ada juga beberapa elemen yang diundang mulai kepala sekolah dan siswa, pimpinan Forkopimda Kota Pontianak, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Kapolresta, BEM seluruh Pontianak, dan organisasi kepemudaan.

"86 undangan yang kita sebar seperti walikota, Forkopimda Kota Pontianak dan OKP," papar Ali.

Rektor IAIN Pontianak Dr H Syarif MA dalam sambutannya menyatakan, kegiatan ini tindak lanjut dari pertemuan forum mentor bersama Kapolda dan Pangdam.

"Untuk kegiatan ini dan program ini, IAIN Pontianak ingin menjadi bagian momentum dalam ikhtiar kebangsaan, menjunjung tinggi NKRI yang berdasarkan Undang-undang Dasar 1945. IAIN Pontianak ingin menjadi juru bicara sesuai fungsinya dibidang keagamaan," ujar Syarif. (*)

Editor: Iin Sholihin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved