BP3TKI Perketat Pengawasan di Perbatasan Pantau Pekerja Imigran Ilegal

Erwin Rachmat mengatakan, pihaknya akan terus memperketat pengawasan di Entikong, yang merupakan perbatasan Indonesia dan Malaysia

BP3TKI Perketat Pengawasan di Perbatasan Pantau Pekerja Imigran Ilegal
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kepala BP3TKI AKBP Erwin Rachmat saat memaparkan upaya pencegahan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tidak dilengkapi dokumen yang sah, saat coffee morning bersama awak media di Cafe Intim, Jalan DA Hadi, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (10/10/2019). 

BP3TKI Perketat Pengawasan di Perbatasan Pantau Pekerja Imigran Ilegal

PONTIANAK - Kepala BP3TKI Pontianak Erwin Rachmat mengatakan, pihaknya akan terus memperketat pengawasan di Entikong, yang merupakan perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Menyusul maraknya pengiriman Pekerja Imigran Ilegal dengan modus menggunakan travel dari Entikong.

Bahkan demi mendukung hal tersebut, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Direskrimum dan PPA Polda Kalbar untuk pemantauan kawasan perbatasan melalui operasi gabungan.

"Pencegahannya melalui pengawasan travel dan di Entikong nanti kita akan razia. Kalau dulu ada penampungan tapi sekarang mereka langsung menggunakan travel menuju Entikong," ujarnya, Kamis (10/10).

Baca: Fokuskan Penempatan dan Perlindungan PMI, BP3TKI Pontianak Bersinergi Dengan Berbagai Pihak

Baca: FOTO: BP3TKI Coffee Morning Bersama Awak Media Terkait Pencegahan Terhadap Pekerja Migran Indonesia

Baca: BP3TKI Pontianak Pulangkan 71 Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah

Menurutnya, saat ini BP3TKI sedang menelusuri sejumlah agen yang diduga menjadi penyalur Pekerja Migran ilegal. Namun Erwin belum mau mengungkap jumlah agen penyalur karena masih dalam tahap penyelidikan.

"Nanti setelah ada hasil akan kami sampaikan. Tapi saat ini masih kami telusuri dulu," katanya.

Data dari BP3TKI menyebut, penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sampai September 2019 mencapai 1.072 orang, dengan negara tujuan bekerja terbanyak adalah Malaysia dan Brunei Darussalam.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved