Liputan Khusus

Belum Sepakat Dana Pilkada dengan Pemkab, KPU Sambas Terancam Tak Bisa Cetak Surat Suara

Angka ini didapat dari proses rasionalisasi bersama. Pemkab juga belum sepakat dengan Bawaslu Sambas terkait jumlah anggaran.

Belum Sepakat Dana Pilkada dengan Pemkab,  KPU Sambas Terancam Tak Bisa Cetak Surat Suara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Ketua KPU Kabupaten Sambas, Sudarmi 

Belum Sepakat Dana Pilkada dengan Pemkab,  KPU Sambas Terancam Tak Bisa Cetak Surat Suara

SAMBAS - KPU Sambas dan Pemkab Sambas belum menyepakati anggaran Pilkada 2020. Jika Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara KPU Sambas dan Pemkab Sambas belum terealisasi, maka bisa mengganggu proses persiapan Pilkada.

Akibatnya, menghambat proses pengadaan surat suara dan kotak suara Pilkada 2020.

Sejatinya, KPU dan Pemkab sudah menyepakati besarnya NPHD senilai Rp 38.287.052,900.

Angka ini didapat dari proses rasionalisasi bersama. Pemkab juga belum sepakat dengan Bawaslu Sambas terkait jumlah anggaran.

Pemkab hendak menganggarkan Rp 14 miliar untuk Bawaslu. Namun, Bawaslu menganggap dana Rp 14 miliar itu kurang dan bertahan di angka Rp 18 miliar sesuai hasil rasionalisasikan pertama dengan Pemkab.

“Risiko terburuknya apakah Pilkada ditunda atau diselesaikan kembali oleh Mendagri, kita lihatlah nanti," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sambas Sudarmi kepada Tribun, Rabu (9/10/2019).

Sesuai kesepakatan dengan Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan Pemkab harus menuntaskan NPHD pada 14 Oktober nanti. Sudarmi menjelaskan, anggaran Pilkada digunakan untuk banyak hal.

Satu di antaranya menyelenggarakan tahap-tahapan Pilkada seperti penerima pendaftaran calon, debat kandidat, dan lain sebagainya.

Baca: IAGI Kalbar Kukuhkan Anggota Pengurus Daerah dan Gandeng 4 Perguruan Tinggi Kalbar

Anggaran juga digunakan untuk pembuatan kotak dan kertas suara. Karena belum ada kejelasan anggaran, KPU Sambas belum membentuk panitia pengadaan kotak suara ataupun surat suara suara Pilkada Sambas.

Halaman
1234
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved