Belasan Tenaga Pendidik di Tes Urine BNN Singkawang, Ini Hasilnya

Belasan tenaga pendidik di Kota Singkawang melakukan tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang.

Belasan Tenaga Pendidik di Tes Urine BNN Singkawang, Ini Hasilnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Tenaga pendidik di Kota Singkawang melakukan tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang. Tes dilakukan disela-sela pelatihan dan pembinaan masyarakat anti Narkoba di Hotel Dangau, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kamis (10/10/2019). Doi 

Belasan Tenaga Pendidik di Tes Urine BNN Singkawang, Ini Hasilnya

SINGKAWANG - Belasan tenaga pendidik di Kota Singkawang melakukan tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang.

Tes dilakukan disela-sela pelatihan dan pembinaan masyarakat anti Narkoba di Hotel Dangau, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kamis (10/10/2019).

Para pendidik merupakan kepala sekolah dan perwakilan kepala sekolah tingkat SMP dan SMA di Kota Singkawang. Tampak pula mengikuti tes urine Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, HM Nadjib.

Secara bergantian para pendidik melakukan pengambilan urine di toilet. Tak perlu waktu lama, hasilnya dapat diketahui negatif, menunjukkan para tenaga pendidik bebas dari Narkotika.

Baca: Polisi Tes Urine Pengemudi Fortuner Yang Tabrak Lima Warga di Ngabang, Ini Hasilnya

Baca: Sudah Bekerja di Perusahaan, Tri Ingin Jadi PNS Sebagai Tenaga Pendidikan.

Baca: Kota Pusaka Singkawang Mulai Ditata, Diawali Jalan Diponegoro

"Setelah kegiatan ini mereka akan membentuk relawan anti Narkoba di sekolah masing-masing," kata Plt Kepala BNN Kota Singkawang, Kompol Toto.

Lebih lanjut Ia menerangkan bahwa korban Narkotika umumnya berusia remaja yang masih sekolah di SMP dan SMA.

BNN Kota Singkawang melakukan pencegahan dini dengan memberikan pelatihan kepada para guru agar lebih berperan menangkal peredaran Narkoba di sekolah karena mereka lebih dekat dengan siswa.

Melawan peredaran Narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh BNN bersama kepolisian. Perlu peran serta tenaga pendidik.

"Harapannya untuk menekan angka penyalahguna Narkoba umur remaja," harapnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved