Satgas Yonmek 643/Wns Dirikan Pondok Ladang Untuk Petani

Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis (Yonmek) 643/Wns di Pos Panga, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau mendirikan pondok ladang

Satgas Yonmek 643/Wns Dirikan Pondok Ladang Untuk Petani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis (Yonmek) 643/Wns di Pos Panga, Kecamatan Entikong saat mendirikan pondok ladang yang diperuntukkan bagi petani di Dusun Panga, Kemarin. 

Satgas Yonmek 643/Wns Dirikan Pondok Ladang Untuk Petani

SANGGAU - Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis (Yonmek) 643/Wns di Pos Panga, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau mendirikan pondok ladang yang diperuntukkan bagi petani di Dusun Panga, Kecamatan Entikong, Kemarin.

"Salah satu fungsi kami di perbatasan adalah menjadi solusi untuk masyarakat disekitar lokasi pos. Pendirian pondok ini adalah solusi untuk memudahkan petani disini beristirahat di ladang. jika mereka tidak ada pondok di ladang, siang itu mereka harus pulang ke kampung, jaraknya cukup jauh, tenaga mereka juga akan terkuras untuk pulang pergi,"kata Komandan Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto melalui rilisnya, Selasa (8/10/2019).

Baca: Satgas TMMD ke-106 Kodim 1202/Skw Gelar Pengobatan Massal di Desa Mekar Jaya

Baca: Satgas TMMD 106 Pengecoran Dasar Tiang Pagar Musholla Nurul Rahma

Baca: Menjalin Keakraban Warga dan Satgas TMMD Makan Bersama

Meskipun bukan bangunan permanen, pondok ladang ini bisa bertahan hingga beberapa tahun. Material yang digunakan didapatkan dari sisa-sisa bangunan yang sudah tidak digunakan lagi.

Pendirian pondok tersebut mendapatkan apresiasi dari Pemuka Adat setempat, Kornelius Sujito. Ia menyampaikan pondok ladang ini bukan hanya untuk beristirahat di siang hari tapi juga dijadikan tempat menginap petani yang tidak pulang ke kampung.

"Memang ini bangunan kelihatannya sederhana, tapi untuk kami disini sangat bermanfaat. Apalagi warga kami sebagian besar bertani dan ladang itu jauh sekali dari kampung. Kalau tidak ada tempat istirahat ini kami susah karena harus pulang pergi tiap hari,"ujarnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved