FPRK Siap Kawal Kasus Gratifikasi Mantan Ketua DPRD Ketapang

FPRK siap mengawal perkembangan kasus gratifikasi yang menyeret nama Hadi Mulyono Upas sebagai mantan Ketua DPRD Ketapang.

FPRK Siap Kawal Kasus Gratifikasi Mantan Ketua DPRD Ketapang
TRIBUNPONTIANAK/Nur Imam Satria
Ketua FPRK, Isa Anshari saat bertemu dengan Kajari Ketapang, Dharmabella Tymbasz untuk menanyakan progres kasus gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Hadi Mulyono Upas. 

FPRK Siap Kawal Kasus Gratifikasi Mantan Ketua DPRD Ketapang

KETAPANG - Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK), Isa Anshari mengaku kalau dirinya siap untuk terus mengawal perkembangan kasus gratifikasi yang menyeret nama Hadi Mulyono Upas sebagai mantan Ketua DPRD Ketapang.

Menurut Isa, kedatangannya bersama rekan-rekan FPRK dan rekan-rekan aktivis lainnya hanya untuk memastikan perkembangan kasus gratifikasi yang saat ini ditangani Kejaksaan Negeri Ketapang.

"Kita hanya memastikan perkembangan kasus yang saat ini ditangani Kejaksaan, tadi penjelasan bapak Kejari tersangka Hadi Upas masih berjalan sampai hari ini," terang Isa Anshari usai bertemu dengan Kajari Ketapang, Selasa (09/10/2019).

Baca: KETUA DPRD Ketapang Tersangka Kasus Gratifikasi, Seret Nama Bupati Martin Rantan

Baca: Dugaan Suap Panwascam dan PPK di Kubu Raya Akan Dijerat Pasal Gratifikasi UU Tipidkor

Selain itu, sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal kasus ini, pihaknya juga sudah melayangkan surat bantuan pengawasan kasus gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang Hadi Mulyono Upas ke Kejaksaan Agung RI.

"Kami juga mengirimkan surat kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia perihal bantuan pengawasan kasus korupsi yang melibatkan Ketua DRPD dan anggota DPRD Ketapang," pungkasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved