Begini Modus Penipuan Bernilai Ratusan Juta Rupiah di Pemangkat

Setelah menyerahkan uang sebesar Rp 18 juta rupiah, tersangka melarikan diri dengan membawa uang sebesar 50 ribu Dolar Amerika.

Begini Modus Penipuan Bernilai Ratusan Juta Rupiah di Pemangkat
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra memimpin press release penipuan dengan modus penukaran uang asing di Pemangkat, Rabu (9/10/2019). 

Begini Modus Penipuan Bernilai Ratusan Juta Rupiah di Pemangkat

SAMBAS- Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra mengatakan, jika modus penipuan yang dilakukan oleh empat orang tersangka di salah satu toko di pemangkat adalah dengan modus penukaran uang asing atau Money changer.

Namun demikian, Money changer yang dilakukan oleh HH (69) Otak penipuan, SM (67) dan LHD (59) mencari Korban dan LBP (74) yang bertindak sebagai pengusaha beras di Pemangkat.

"Modusnya adalah mereka melakukan penukaran mata uang asing, pertama Korbannya pemilik toko Nippon menukarkan uang sebesar 20.000 Ringgit, dan itu langsung di bayarkan oleh mereka ke dalam bentuk uang rupiah. Itu dilakukan untuk meyakinkan pihak Korban," ujarnya, Rabu (9/10/2019).

Baca: Polres Sambas Ungkap Sindikat Penipuan Ratusan Juta Rupiah

Baca: Polres Sambas Gelar Konferensi Pers Kasus Penipuan

"Selanjutnya pada hari Selasa 10 September, sekira pukul 14.30 Wib, LBP kembali membeli uang dalam bentuk pecahan Dolar Amerika, sebesar 50 ribu dolar di pihak Toko Nippon, dan mereka di ajak ke toko pelaku yaitu toko beras," ungkapnya.

Malang bagi korban, penukaran uang yang kedua kalinya ini justru di tipu oleh Tersangka.

"Setelah menerima uang, tersangka masuk ke dalam kantor dalam hal ini ruko beras yang di sewa oleh tersangka, dengan alasan mengambil uang untuk melunasi sisa uang yang dimaksudkan untuk di tukar," bebernya.

Setelah menyerahkan uang sebesar Rp 18 juta rupiah, tersangka melarikan diri dengan membawa uang sebesar 50 ribu Dolar Amerika.

"Atas kejadian itu korban melaporkan ke Polsek Pemangkat, korbannya sejauh ini baru satu. Dan ini akan kita kembangkan lagi," katanya.

Kapolres menjelaskan, kerugian totalnya sebesar Rp. 711 juta, dan yang bisa di amankan oleh pihak kepolisian kurang lebih Rp 400 juta.

Sebelumnya, Kapolres menjelaskan jika ke empat tersangka, merencanakan perbuatannya dan di Jakarta, tepatnya di Apartemen China Town lantai 3.

Atas perbuatannya, mereka di ancam dengan hukuman di atas lima tahun. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved