Speed Jamaah Sholawat Karam

Speed Pembawa 24 Jamaah Sholawat Akbar Pontianak Karam di Sungai Kapuas, Satarudin Angkat Bicara

Peristiwa nahas tenggelamnya speed tambang dalam perjalanan pulang sejumlah jamaah Sholawat Akbar Kota Pontianak membuat prihatin berbagai pihak.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/CLAUDIA LIBERANI
Ketua DPRD Pontianak, Satarudin. Speed Pembawa 24 Jamaah Sholawat Akbar Pontianak Karam di Sungai Kapuas, Satarudin Angkat Bicara. 

Satar menyayangkan speed tambang tidak mempunyai pelampung untuk keamanan penumpang.

Oleh karena itu, ia meminta dinas mengawasi secara berkala tekait kelengkapan keselamatan dan kesiapan dari sampannya sendiri.

Apalagi Sungai Kapuas terkadang arusnya deras dan bergelombang cukup kuat, sehingga membahayakan para penumpangnya.

"Jangan sampai terulang, cepat ditindak bagi yang tidak taat aturan karena ini demi keselamatan masyarakat kita," katanya.

Kedepan ia meminta apabila diselenggarakan kegiatan semacam Sholawat Akbar atau apapun yang melibatkan masyarakat, Pemkot Pontianak harus berkoordinasi dengan ASDP selaku operator fery penyeberangan.

Sehingga keselamatan masyarakat dapat dijamin.

"Malam juga kan kejadiannya, fery udah tak operasi. Ke depan saya minta Pemkot memikirkan terkait transportasi warga yang datang. Mungkin dalam kondisi tertentu fery bisa beroperasi untuk membawa warga, sehingga keamanan terjamin," kata Satar. (*)

Penulis: Syahroni
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved