Erlina Norsan Bersyukur BKKBN Bersama Mitra Berikan Layanan Kesehatan dan KB Pada Warganya

Kegiatan kali ini menurutnya sangat luar biasa, yang melibatkan lintas instansi untuk bersama-sama memberikan pelayanan pada masyarakat.

Erlina Norsan Bersyukur BKKBN Bersama Mitra Berikan Layanan Kesehatan dan KB Pada Warganya
TRIBUNPONTIANAK/SYAHRONI
Bupati Mempawah, Erlina Norsan bersama Kepala BKKBN Kalbar, Kusmana. 

Erlina Norsan Bersyukur BKKBN Bersama Mitra Berikan Layanan Kesehatan dan KB Pada Warganya

PONTIANAK - BKKBN, Pemkab Mempawah, TNI, Polri, PMII dan beberapa instansi lainnya memberikan layanan kesehatan pada masyarakat dalam kegiatan Bhakti Sosial Kemitraan dalam rangka HUT TNI ke 74.

Bupati Mempawah, Erlina Norsan yang hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelayanan kesehatan dan keluarga berencana untuk menciptakan ketahanan keluarga.

Selaku Kepala Daerah, Erlina mengucap terima kasih atas dilaksanakan Bhakti Sosial Kemitraan di daerahnya.

Baca: Teluk Bakung Kubu Raya Jadi Kampung KB, Tapi Masih Dambakan Listrik

Baca: Tahun Ini 39 Desa di Kapuas Hulu Ditetapkan Program Kampung KB

Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada TNI ke 74 serta para stakeholder yang tergabung dalam Bhaksos Kemitraan tersebut.

Kegiatan kali ini menurutnya sangat luar biasa, yang melibatkan lintas instansi untuk bersama-sama memberikan pelayanan pada masyarakat.

"Saya mensuport kegiatan ini, semoga adanya kegiatan ini, semakin memberikan dampak terhadap program kependudukan dan menciptakan ketahanan keluarga,"ucap Erlina Norsan, Selasa (8/10/2019).

Ia berharap semakin banyak program atau kegiatan yang dikerjakan bersama-sama akan memberikan dampak terkait penekanan angka kelahiran dan angka pernikahan dini.

Lanjut disebutnya adanya kegiatan bersama ini menunjukan semua sepaham bersama BKKBN dalam menciptakan keluarga yang berkualitas.

"Berarti semua satu tujuan dan kemitraan ini harus dipupuk terus agar selalu kompak dalam memberikan pelayanan pada masyarakat," tegasnya.

Pada warga juga, dimintanya jangan mudah menikahkan anaknya, biarlah mereka berprestasi dulu dan mempersiapkan mentalnya baru menikah.

Usia menikah sudah ditentukan untuk menciptakan generasi yang berkualitas.

Pemerintah memberikan target umur untuk menikah laki-laki 25 tahun dan perempuan 20 tahun bukan tanpa alasan, itu semua untuk generasi yang berkualitas dan ibu yang sehat. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved