MABM Ketapang Minta Hari Jadi Ketapang Diperingati Setiap 11 Maret

Ia mengatakan Hari Jadi Kota Ketapang yang sudah ditetapkan dalam Peraturan daerah memang sudah seharusnya dilaksanakan dan diperingati.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pernyataan sikap pada malam penutupan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) ke-II tahun 2019, Jumat (04/10/2019). 

MABM Ketapang Minta Hari Jadi Ketapang Diperingati Setiap 11 Maret

KETAPANG- Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Ketapang meminta Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk merealisasikan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Penetapan Hari Jadi Kota Ketapang yang jatuh pada 11 Maret 1418 M.

Harapan tersebut disampaikan MABM Ketapang dalam pernyataan sikap pada malam penutupan Festifal Seni Budaya Melayu (FSBM) ke-II tahun 2019, Jumat (04/10/2019).

Selain itu, MABM Ketapang juga meminta dalam memperingati Hari Jadi Kota Ketapang setiap tanggal 11 Maret diselenggarakan Festival Kebudayaan dengan melibatkan semua etnis di Kabupaten Ketapang.

Selain itu juga dinyatakan sikap terkait dengan nada khas syair Gulung Ketapang, Ornamen Khas Pengantin melayu, Busana Penganti Melayu Ketapang serta dimintakannya Ketupat Colet sebagai makanan khas Melayu Ketapang.

Baca: Akhir Pekan Ini MABM Kalbar Akan Gelar Halal Bihalal

Baca: FSBM ke-II Tahun 2019 Kabupaten Ketapang Resmi Ditutup

Pernyataan sikap tersebut dibacakan langsung para pengurus MABM Ketapang didepan Bupati Ketapang, dan Wabup Ketapang serta Forkopimda Ketapang.

Terhadap pernyataan sikap MABM Ketapang tersebut, Bupati Ketapang Martin Rantan SH, M.Sos dalam penutupan FSBM Ketapang menyambut secara positif.

Ia mengatakan Hari Jadi Kota Ketapang yang sudah ditetapkan dalam Peraturan daerah memang sudah seharusnya dilaksanakan dan diperingati.

Dalam peringatan Hari Jadi Ketapang yang jatuh pada 11 Maret tersebut, ia sependapat perlu dilakukan festival kebudayaan dengan melibatkan semua etnis yang ada di Ketapang.

Melibatkan semua etnis dalam festival kebudayaan untuk memeriahkan Hari Jadi Ketapang dianggap Bupati Ketapang sebagai sebuah langkah strategis dalam memelihara keharmonisan semua etnis di Ketapang.

Halaman
123
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved