Kasus Mobil Fortuner Tabrak Lima Warga di Ngabang, Polisi Sudah Serahkan SPDP ke Kejaksaan

Proses hukum terhadap supir mobil Fortuner KB 118 AT yakni Astra Pegama, saat ini sudah dikirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan

Kasus Mobil Fortuner Tabrak Lima Warga di Ngabang, Polisi Sudah Serahkan SPDP ke Kejaksaan
Screenshot YouTube
CALEG Terpilih Partai NasDem Ngabang Ditetapkan Tersangka, Hantaman Fortuner Tewaskan 2 Warga 

Kasus Mobil Fortuner Tabrak Lima Warga di Ngabang, Polisi Sudah Serahkan SPDP ke Kejaksaan

LANDAK - Proses hukum terhadap supir mobil Fortuner KB 118 AT yakni Astra Pegama, saat ini sudah dikirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh penyidik ke pihak Kejaksaan.

"Proses masih terus berjalan, untuk SPDP sudah kita kirim ke Kejaksaan kemarin," ujar Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro SIK melalui Kasat Lantas AKP Gandi Darma Yudanto kepada Tribun pada Minggu (6/10/2019).

Kasat menerangkan, proses hukum yang dilakukan pihaknya setelah kejadian laka itu diketahui, dibuat Laporan Polisi (LP). Kemudian dibuatkan sket Tempat Kejadian Perkara (TKP), periksa saksi-saksi, gelar perkara.

"Setelah kita yakin itu tindak pidana dan penetapan tersangka, kita kirim SPDPnya ke Kejaksaan. Sebelum tujuh hari, kita serahkan berkas perkaranyanya ke Kejaksaan," ungkap AKP Gandi.

Setelah berkas dikirim kemudian menunggu petunjuk dari Jaksa apa yang mesti dilengkapi. "Setelah nanti dinyatakan lengkap oleh Jaksa, baru P21 dan P22 untuk penyerahan tersangka dan barang bukti," terang Kasat.

Baca: Alumni KPI IAIN Pontianak Buka Donasi untuk Anisa Korban Fortuner Maut

Baca: VIDEO: Mobil Fortuner Caleg Terpilih Partai NasDem Ngabang Tabrak 5 Warga, 2 Korban Tewas

Baca: Anaknya Meninggal Akibat Insiden Fortuner Maut, Suami Anisa Beri Respon Mengharukan

Sebelumnya Astra Pegama resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Landak satu hari pasca kejadian. Setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan gelar perkara di Mapolres Landak.

Dari gelar perkara yang dilaksanakan, supir mobil fortuner KB 118 AT terbukti lalai mengendarai kendaraanya. Sehingga mengakibatkan hilangkan dua nyawa orang dan tiga luka-luka serta patah kaki dan tangan.

Proses hukum yang dijalankan oleh Polres Landak terhadap kasus yang menjadi sorotan masyarakat tersebut, mendapat apresiasi dari satu diantara warga Ngabang.

"Saya mengpresiasi kinerja Kapolres Landak yang baru yakni AKBP Ade Kuncoro, yang mana bertindak sigap dan cepat untuk kejelasan tindakan hukum kasus ini," ujar warga Ngabang Yopinus Bocong.

Halaman
12
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved