Bupati Erlina Ingatkan Masyarakat Jaga Kelestarian Laut dan Jangan Buang Sampah Plastik Sembarangan

Sebab selama ini laut yang masuk dalam wilayah perairan Kabupaten Mempawah masih menjadi sumber utama penopang kehidupan para nelayan

Bupati Erlina Ingatkan Masyarakat Jaga Kelestarian Laut dan Jangan Buang Sampah Plastik Sembarangan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH berjalan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, Minggu (6/10). 

Bupati Erlina Ingatkan Masyarakat Jaga Kelestarian Laut dan Jangan Buang Sampah Plastik Sembarangan

MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah khususnya yang berprofesi sebagai nelayan untuk terus menjaga keberlangsungan hidup yang ada di laut.

Sebab selama ini laut yang masuk dalam wilayah perairan Kabupaten Mempawah masih menjadi sumber utama penopang kehidupan para nelayan.

"Saya ingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah, khususnya para nelayan, agar bersama-sama kita menjaga laut, karena laut adalah sumber daya alam kita yang sampai saat ini masih menjadi penopang kehidupan banyak orang," ujarnya, usai mengikuti pemusnah kapal illegal fishing bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, Minggu (6/9).

Erlina mengatakan, sampai saat ini potensi laut di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Mempawah masih memengaruhi kehidupan para nelayan.

Baca: Lomba Burung Berkicau Sentana Cup III Dimulai, Wabup Sanggau: Jaga Kelestariannya Agar Tak Punah

Baca: Pemda Ketapang Dorong Pembangunan Rumah Adat untuk Kelestarian Budaya

Baca: Tamu Dari Lombok Nilai Robo-Robo Bagian Keramahan Menjaga Kelestarian Alam

Oleh karena itu kata dia, jika tidak dijaga maka potensi laut itu akan habis.

"Apalagi jika masyarakat menangkap ikan dengan cara-cara yang tidak dibenarkan, seperti pukat harimau, dan bom ikan, itu bisa merusak terumbu karang yang menjadi habitat biota laut, dan ikan-ikan yang ada di dalamnya, maka dari itu para nelayan harus melestarikan laut dengan cara menangkap ikan menggunakan alat-alat ramah lingkungan," jelasnya.

Bupati Erlina mengatakan, potensi sunber daya alam yang ada di laut tidak hanya ikan-ikan saja, termasuk juga disitu adalah objek wisata pulau-pulau yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Mempawah.

"Seperti Pulau Temajo saja contohnya, sekarang pulau itu kita kembangkan agar aspek pariwisata di sana terus meningkat, dan secara langsung akan berdampak pada ekonomi masyarakat," ujarnya.

Oleh karena itu kata Erlina, semua itu hanyalah contoh kecil potensi laut yang ada di Kabupaten Mempawah, maka dari itu penting bagi seluruh masyarakat untuk menjaga dan melestarikan kehidupan yang ada di laut.

Bupati Erlina juga mengimbau agar masyarakat tidak berkepribadian buruk seperti membuat sampah sembarangan di sungai dan di laut, sebab selama ini musuh tersebut laut selain nelayan yang menangkap ikan menggunakan alat tidak ramah lingkungan adalah sampah plastik.

"Mulai sekarang masyarakat harus sadar diri, pikiran keberlangsungan hidup anak cucu kita nanti, jangan suka membuang sampah di laut sebab itu bisa merusak ekosistem laut," imbauannya.

Selama ini kata dia, Pemerintah Daerah sedang menyusun program pemberdayaan yang berdampak pad kelestarian laut di Kabupaten Mempawah.

"Kita tidak akan membiarkan laut di rusak oleh tangan-tangan tidak bertanggung jawab, maka dari itu pemerintah akan terus menerus mendukung aktivitas pelestarian laut, seperti contoh penanaman mangrove," pungkasnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved