Pontianak Bebas Rabies, Wali Kota Edi Kamtono Tekankan Pencegahan

Edi Rusdi Kamtono menjelaskan orang datang ke Pontianak tentu menginginkan suasana yang nyaman dan aman termasuk bebas dari wabah penyakit yang ada.

Pontianak Bebas Rabies, Wali Kota Edi Kamtono Tekankan Pencegahan
TRIBUN PONTIANAK/HAMDAN DARSANI
Wali Kota Pontianak Edi Kamtono melihat Virtual Hologram Assitant yang dipasang di Front Puskesmas Gg Sehat Pontianak Selatan. Rabu (25/9/2019) 

Pontianak Bebas Rabies, Wali Kota Edi Kamtono Tekankan Pencegahan

PONTIANAK - Terbebasnya Kota Pontianak dari wabah Rabies selama ini sebuah prestasi bagi Pemkot Pontianak. Kondisi terus dipertahankan tidak hanya untuk rabies tapi penyakit lainnya juga dicegah wabahnya di Pontianak.

Pontianak sebagai kota perdagangan dan jasa tentu harus kondusif dari segala hal, baik kondisi keamanan maupun kondisi kesehatan serta sosialnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjelaskan orang datang ke Pontianak tentu  menginginkan suasana yang nyaman dan aman termasuk bebas dari wabah penyakit yang ada.

"Kota Pontianak ini sebagai kota perdagangan dan jasa jadi harus terbebas dari wabah-wabah penyakit seperti rabies, makanya dinas terkait selalu ditekankan membuat program pencegahan,"ucap Edi Kamtono, Jumat (4/10/2019). 

Baca: Inilah Strategi Pemkot Pontianak Agar Bebas Rabies

Baca: Sepanjang 2019, Tercatat Sedikitnya Delapan Kasus Kematian Akibat Rabies di Kalbar

Baca: Delapan Orang di Kalbar Meninggal Karena Rabies Selama 2019

Apabila daerah kondisi kesehatan baik maka investor akan tertarik menanamkan modalnya untuk berinvestasi, namun begitu pula sebaliknya. Investor akan berpikir panjang agar menanamkan modalnya pada daerah yang ada wabah penyakitnya.

Ia menekankan dinas terkait terus melakukan upaya pencegahan dan proaktif kelapangan memberikan edukasi pada pemilik hewan dan  vaksin terhadap hewan peliharaan yang ada khususnya anjing, kucing dan kera.

Penguatan pencegahan ditegaskannya harus dibatas-batas wilayah, jangan sampai anjing atau hewan liar masuk didalam kota.

Kemudian pada masyarakat apabila melihat hewan liar diminta segera melaporkan pada pihak petugas kesehatan hewan atau lurah setempat agar segera ditangani.

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved