Tak Kunjung Kembalikan Mobil Pikap Pinjaman, Kini BD Harus Berurusan dengan Polisi

BD diduga telah melakukan penggelapan satu unit mobil pickup, milik pria berinisial AG (60) warga asal kelurahan Tanjung Hilir.

Tak Kunjung Kembalikan Mobil Pikap Pinjaman, Kini BD Harus Berurusan dengan Polisi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Seorang pria berinisial BD (42) kini diamankan pihak Kepolisian Sektor Pontianak Timur. 

Tak Kunjung Kembalikan Mobil Pikap Pinjaman, Kini BD Harus Berurusan dengan Polisi

PONTIANAK - Seorang pria berinisial BD (42) kini diamankan pihak Kepolisian Sektor Pontianak Timur,.

BD diduga telah melakukan penggelapan satu unit mobil pickup, milik pria berinisial AG (60) warga asal kelurahan Tanjung Hilir, kecamatan Pontianak Timur, kota Pontianak.

Kapolsek Pontianak Timur Kompol Sunaryo melalui Kasi Humas Polsek Pontianak Timur Ipda Iskak Pujianto menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan tersebut, pada Selasa 1 Oktober 2019.

Bahwa telah terjadi penggelapan satu unit mobil pickup yang dilakukan oleh BD.

Baca: Bea Cukai Kalbagbar Terima Limpahan 6 Unit Mobil Sport Mewah Ilegal dari Polda Kalbar

Baca: Sempat Bawa Kabur Mobil Curian, Perjalanan Rio Berakhir di Kaliasin Singkawang

"Atas laporan yang diterima, bahwa korban yakni AG menjelaskan, satu unit mobil pickup miliknya telah dilarikan orang, dengan alasan untuk mengambil barang disiantan. Namun, saat tanggal dan hari pelaporan tersebut pula, mobil pickup miliknya belum juga dikembalikan," jelasnya kepada Tribun, pada Kamis (3/10).

Setelah menerima laporan tersebut pun, anggota Reskrim Polsek Pontianak timur langsung menyelidiki identitas pelaku.

Saat itu anggota juga mendapatkan informasi bahwa pelaku saat itu sedang berada di rumahnya.

"Dan langsung kami bawa ke kantor Polsek Pontianak timur, guna dilakukannya penyelidikan lebih lanjut," terangnya.

Pihak kepolisian Polsek Pontianak timur juga telah berhasil mengamankan, satu Unit Mobil Pickup milik korban, merk Suzuki App warna Putih, nopol KB 8207 SC. Serta satu buah STNK mobil pickup atas nama korban.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Pontianak Timur Kompol Sunaryo melalui Kasi Humas Polsek Pontianak Timur Ipda Iskak Pujianto menghimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati dalam memberikan barang atau apapun kepada orang yang belum benar-benar diketahui identitasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved